Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
hamilplus.com

Jenis-jenis Asuransi yang Harus Anda Ketahui (Pre Sales Info)

Dewasa ini asuransi merupakan kebutuhan. Asuransi menjadi jaminan keaman finansial untuk mengantisipasi kondisi yang tidak diinginkan terjadi. Tentu saja dalam hal ini asuransi menjadi semacam investasi untuk meng-cover kerugian atau kebutuhan tidak terduga di masa depan.


Dengan asuransi, risiko dikendalikan dengan cara dialihkan kepada pihak perusahaan asuransi. Jenis-jenis asuransi saat ini sangat beragam. Pemilihan jenis-jenis asuransi yang sesuai tentu saja harus berpatok pada kebutuhan Anda.

Berikut adalah jenis-jenis asuransi yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan memilih paket asuransi. Secara garis besar asuransi sebenarnya dibagi dalam tiga kategori, yakni asuransi jiwa, asuransi kerugian, dan asuransi kehilangan.

Jenis-jenis Asuransi Jenis-jenis Asuransi Jenis-jenis Asuransi Jenis-jenis Asuransi klasifikasi asuransi

Nah, dari tiga kategori ini diturunkan berbagai kategori untuk memudahkan pihak perusahaan asuransi memberikan paket asuransi yang dibutuhkan pelanggannya.

  1. Asuransi Jiwa

Jenis asuransi yang satu ini memberi pertanggungan atas jiwa tertanggung. Asuransi ini memberi jaminan atas kematian tertanggung. Asuransi jiwa ini ditujukan sebagai perlindungan bagi keluarga apabila terjadi hal yang tidak diinginkan pada pemegang polis.

Asuransi jiwa memiliki dua kategori, yakni Term Life dan Whole Life.  Perlindungan asuransi jiwa jenis ini berdasarkan jangka waktu tertentu, yakni satu tahun, lima tahun, atau sepuluh tahun. Pada akhir periode uang premi akan hangus.

Namun, nilai tanggungan jenis asuransi ini akan menjadi jauh lebih besar. Sementara itu, asuransi jiwa jenis Whole Life memberikan perlindungan seumur hidup. Oleh karena itu, nilai preminya jauh lebih besar dibandingkan  jenis Term Life.

  1. Asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan adalah jenis asuransi yang menggungkan masalah kesehatan pada pihak perusahaan penyedia asuransi. Asuransi kesehatan menanggung kesehatan tertanggung akibat suatu penyakit dan menanggung biaya perawatan selama sakit.  Perlindungan yang diberikan atas jenis asuransi satu ini meliputi sakit, cedera, kecelakaan, cacat permanen, bahkan kematian.

  1. Asuransi Pendidikan

Tujuan dari asuransi pendidikan adalah melindungi orang tua sekaligus memberi jaminan kepastian dana pendidikan untuk anak. Melindungi orang tua yang dimaksud di sini adalah memberikan perlindungan apabila terjadi sesuatu  pada orang tua sebagai pencari nafkah.

📋 Recommended  Asuransi Mobil All Risk, Seberapa Pentingnya bagi Pemilik Mobil?

Asuransi pendidikan menjadi sangat penting karena dari tahun ke tahun dana pendidikan akan semakin mahal. Salah saru kelebihan asuransi ini adalah waktu pencairan jaminan dapat disesuaikan dengan periode pendidikan, misak ketika anak masuk TK, SD, SMP, SMA, maupun perguruan tinggi.

  1. Asuransi Kepemilikan Rumah dan Properti

Asuransi yang satu ini adalah asuransi yang mengatisipasi kerugian atas kepemilikan rumah atau properti akibat tindak pencurian, kebakaran, atau kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana alam.

Dengan memberikan jaminan kepada rumah dan properti, maka segala bentuk kerugian atas peristiwa-peristiwa tidak terduga di atas tidak akan terlalu membuat ada resah.

Jika tidak memiliki asuransi, segala kerugian menjadi tanggung jawab Anda sendiri. Akan menjadi mudah jika Anda memiliki dana yang cukup. Bagaimana jika tidak?

  1. Asuransi Kendaraan

Saat ini marak terjadi kecelakaan lalu lintas dn pencurian kendaraan. Padahal kendaraan adalah salah satu aset berharga yang menunjang mobilitas kita. Oleh karena itu, memberikan jaminan pada kendaraan termasuk hal penting yang harus dilakukan. Secara umum, asuransi kendaraan digolongkan ke dalam dua jenis, yaitu Total Lost Only (TLO) dan All Risk/ Comprehensive.

📋 Recommended  Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional yang Paling Dasar

Asuransi model Total Lost Only (TLO) hanya memberi jaminan apabila terjadi kehilangan total. Kehilangan total yang dimaksud adalah terjadi kerusakan lebih dari 75% atau hilang seluruhnya karena pencurian maupun perampasan.

Patokan 75% kerusakan dilihat dari kendaraan yang diasuransikan tidak dapat digunakan lagi. Apabila kurang dari itu, maka klain asuransi tidak dapat diberikan. Kelebihan jenis asuransi ini adalah preminya lebih rendah dibanding dengan asuransi all risk.

Berbeda dengan asuransi model Total Lost Only (TLO), asuransi model All Risk menanggung segala risiko sekali pun kecil. Jadi, Asuransi jenis ini  akan menanggung segala jenis kerusakan baik ringan, sedang, berat, bahkan kehilangan. Namun, premi asuransi All Risk lebih mahal dibanding Total Lost Only

Nah, itu tadi beberapa jenis-jenis asuransi yang dapat Anda pilih. Selain jenis-jenis asuransi di atas masih banyak lagi jenis asuransi lain. Pastikan memilih asuransi sesuai kebutuhan dan dana yang anda miliki!

✰ advertisement ✰