Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
hamilplus.com

Asuransi Kesehatan yang Bagus, Begini Tips Memilihnya!

Sudah bukan rahasia lagi apabila biaya pengobatan di Indonesia dari tahun ke tahun semakin besar. Pengobatan yang layak menjadi sesuatu yang mahal. Oleh karena itu, masyarakat sudah seharusnya memanfaatkan asuransi kesehatan untuk berjaga-jaga jika membutuhan perawatan kesehatan yang tidak diinginkan.


Memang saat ini pemerintah juga telah menyediakan asuransi kesehatan, BPJS. Sayangnya, ada beberapa obat yang tidak dijamin oleh BPJS sehingga pasien tetap harus menebus sendiri obat tersebut, terutama obat yang memiliki harga yang tinggi. Oleh karena itu, asuransi kesehatan dari perusahaan swasta bisa menjadi solusi.

Asuransi Kesehatan yang Bagus Asuransi Kesehatan yang Bagus Asuransi Kesehatan yang Bagus

Sebelum menentukan asuransi kesehatan, ada baiknya Anda memahami kriteria asuransi kesehatan yang bagus terlebih dahulu.

  1. Perusahan Asuransi Memiliki Kredibilitas

Hal utama yang harus menjadi pertimbangan dalam memilih asuransi kesehatan yang bagus adalah melihat kredibilitas perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi yang kredibel tentu mempunyai pelayanan dan kualitas produk yang baik. Apalagi saat ini banyak sekali perusahaan asuransi yang menawarkan asuransi kesehatan. Anda perlu memilih perusahaan asuransi yang tepat.

  1. Menerapkan Sistem Cashless

Sistem cashless lebih ramah untuk orang yang sakit. Nasabah tidak harus membayar rumah sakit ketika masuk rumah sakit. Nasabah hanya perlu menunjukan kartu atau menggesek kartu asuransi untuk menyelesaikan tagihan rumah sakit. Hal ini tentu lebih meringankan nasabah karena tidak perlu membayar uang muka untuk mendapatkan perawatan.

  1. Memiliki Jaringan Rumah Sakit yang Luas

Salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam memilih asurasni kesehatan yang bagus adalah jaringan rumah sakit yang dimiliki. Perusahaan asuransi yang memiliki jaringan rumah sakit yang luas tentu akan membuat nasabah mudah memilih rumah rumah sakit yang diinginkan. Selain itu, nasabah lebih diuntungkan karena lebih mudah dalam memanfaatkan sistem klaim cashless. Sistem klaim cashless hanya dapat dilakukan di rumah sakit rekanan perusahaan asuransi.

  1. Kesesuaian Plafond dan Premi

Plafond dan premi harus disesuikan dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan. Jika skenario yang diambil lebih rendah maka akan ada biaya tambahan apabila biaya rumah sakit ternyata lebih besar. Namun, jika skenario yang diambil lebih tingi maka dana yang dikeluarkan akan lebih besar.

📋 Recommended  Cara Klaim Asuransi Mobil All Risk/TLO, Begini Cara Mudahnya!

Besarnya plafond dan premi berbanding lurus. Plafond asuransi kesehatan yang lengkap akan berimbas pada pelayanan “kelas” perawatan. Namun, hal ini jika diimbangi dengan premi yang tinggi.

  1. Pilih Asuransi Kesehatan Murni

Pilih asuransi kesehatan murni atau asuransi kesehatan yang berdiri sendiri. Jangan pilih asuransi unitlink. Jika menggunakan asuransi unitlink, premi dalam asuransi ini akan dibagi untuk asuransi jiwa, investasi dan kesehatan. Oleh karena itu, porsi untuk kesehatan menjadi lebih kecil. Lain halnya jika Anda menggunakan asurasni kesehatan murni. Premi memang diperuntukan sebagai jaminan kesehatan.

  1. Utamakan Manfaat Rawat Inap

Biaya perawatan kesehatan meliputi rawat jalan dan rawat inap. Sebaiknya, prioritaskan asuransi pada jaminan rawat inap. Hal ini dikarenakan baiaya rawat inap tentu lebih mahal dibanding biaya rawat jalan. Anda dapat menambahkan jaminan rawat jalan apabila ada dana lebih.

  1. Pilih Asuransi Tanpa Limit per Perawatan

Ternyata ada jumlah maksimal klaim asuransi kesehatan. Secara umum, perusahaan asuransi menerapkan dua jenis limit, yaitu limit gabungan dan limit per perawatan. Limit gabungan berdasarkan penghitungan semua biaya yang dikeluarkan.

📋 Recommended  Jenis-jenis Asuransi yang Harus Anda Ketahui (Pre Sales Info)

Misalnya, limit perawatan sebesar 300 juta per tahun. Sementara itu, limit per perawatan berdasarkan jenis perawatan. Misalnya, 10 juta per tahun untuk perawatan bedah, 8 juta pertahun untuk biaya konsultasi, dan seterusnya. Sebaiknya pilih asuransi yang menggunakan sistem limit yang pertama, yang tidak membatasi biaya per perawatan.

Beberapa kriteria di atas dapat digunakan sebagai patokan sebelum memilih asuransi kesehatan yang bagus. Hal paling penting adalah utamakan kebutuhan untuk menjamin finansial Anda pada saat-saat yang tidak terduga.

✰ advertisement ✰