Pantangan Ibu Hamil yang Wajib Di Hindari

Pada dasarnya semua manusia membutuhkan makanan dan minuman yang bergizi untuk menjaga tubuh tetap sehat. Terutama untuk ibu hamil yang lebih banyak membutuhkan nutrisi untuk sang janini yang berada di dalam rahim perutnya.

Khusus untuk ibu hamil yang muda yang masih dalam masa pertumbuhan dan penuh dengan kerentanan. Kita ketahui bersama bahwa trimester pertama merupakan periode rawan terjadinya keguguran.

Mungkin anda sudah mengetahui apa saja pantangan untuk ibu hamil muda, terutama yang percaya dengan adat jawa. Adat jawa memberikan banyak sekali pantangan untuk para ibu hamil muda. Lalu apa saja makanan yang menjadi pantangan ibu hamil muda yang harus anda hindari, supaya bayi anda tetap sehat. Berikut penjelasannya.

Makanan dan Minuman Yang Menjadi Pantangan Ibu Hamil Muda

  1. Makanan Yang Masih Mentah atau Setengah Matang

Makanan mentah atau yang masih setengah matang harus dihindari oleh ibu hamil muda. Makanan yang masih mentah atau setengah matang terkadang masih mengandung bakteri atau virus yang belum mati. Jika ini sering dikonsumsi akan berpengaruh kepada pertumbuhan janin anda.

Makanan  yang mentah itu seperti daging mentah, telur setengah matang, telur mentah dan masih banyak lainnya. Usahakan untuk memasak makanan dengan baik dan jaga kebersihannya. Lebih baik mengcegah daripada mengobati, mungkin ini kata yang tepat untuk para ibu hamil muda.

pantangan ibu hamil source mnpropane org

Baca: Senam Ibu Hamil (Cara dan Contoh Gerakan, Gambar+Video Senam Hamil)

  1. Ibu Hamil Dilarang Makan Seafood

Pantangan ibu hamil yang selanjutnya adalah hindari memakan seafood. Tetapi tidak semua seafood harus anda hindari, seafood yang mengandung banyak omega 3 itu sangat baik untuk pertumbuhan janin anda. Tetapi seafood yang mengandung merkuri harus anda hindari.

Merkuri yang tinggi pada ikan akan dapat merusak otak bayi. Jadi harus lebih memilih lagi ketika anda ingin memakan seafood. Seafood yang mengandung banyak merkuri tinggi antara lain yang terdapat king markerel, udang, kepiting, ikan hiu dan salmon.

pantangan ibu hamil, pantangan ibu hamil muda, pantangan ibu hamil 4 bulan, pantangan ibu hamil menurut islam, pantangan ibu hamil 9 bulan, pantangan ibu hamil menurut adat jawa, pantangan ibu hamil muda 1 minggu, pantangan ibu hamil tua, pantangan ibu hamil 1 bulan, pantangan ibu hamil saat gerhana bulan, pantangan ibu hamil 7 bulan, pantangan ibu hamil adat sunda, pantangan ibu hamil adat jawa, pantangan ibu hamil adat bugis, pantangan ibu hamil adat banjar, pantangan ibu hamil adat batak, pantangan ibu hamil agar tidak keguguran, pantangan ibu hamil apa saja

Baca: Keputihan Saat Hamil? (Gejala, Penyebab, Obat Keputihan Ibu Hamil)

  1. Alkohol dan Minuman Bersoda

Ibu hamil muda dan juga ibu hamil tua pun harus menghindari larangan  bagi ibu hamil yang satu ini. Ibu hamil sangat dilarang untuk mengkonsumsi alcohol. Meskipun menurut beberapa penelitian red wine dapat memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh. Itu tetap harus anda hindari ketika anda sedang hamil.

Segala jenis minuman beralcohol dapat menjadi toksin racun bagi bayi. Konsumsi minuman alcohol selama masa kehamilan akan menyebabkan Fetal Alcohol Syndrome dan juga gangguan perkembangan mental lainnya. oleh karena itu jika anda ingin janin anda tubuh dengan sehat, anda harus menghindari konsumsi alcohol selama masa kehamilan anda.

  1. Daging Olahan

Sekarang sudah banyak sekali daging olahan yang beredar dipasaran. Terkadang daging-daging olahan tersebut tingkat kehigienisanya masih kurang. Selain itu banyak yang diolah dengan sembarangan.

Dari beberapa penelitian mengatakan konsumsi daging olahan secara terus-menerus akan meningkatkan risiko mati muda. Daging olahan saja tidak baik dikonsumsi oleh orang yang tidak hamil, apalagi untuk ibu hamil. Larangan untuk ibu hamil ini harus anda hindari ketika sedang hamil maupun untuk makanan sehari-hari.

Baca: Perut Kencang Saat Hamil (Penyebab dan Solusi)

  1. Kafein

Pantangan ibu hamil untuk menghindari kafein ini mempunyai banyak versi. Ada yang bilang tidak masalah minum kafein asalkan masih batas yang wajar, tetapi ada beberapa penelitian juga yang mengatakan tidak boleh untuk konsumsi kafein.

Beberapa studi penelitian mengatakan konsumsi kafein dalam jumlah yang wajar tidak masalah bagi ibu hamil, tetapi dari beberapa studi yang lainnya mengatakan konsumsi kafein dapat menyebabkan keguguran. Tetapi lebih baik anda menghindarinya terutama pada saat trimester pertama yang masih sangat rentan terhadap keguguran.

  1. Pemanis Buatan

Sebenarnya sampai saat ini efek dari pemanis buatan belum diketahui secara jelas apa saja akibatnya. Tetapi dari beberapa pakar kehamilan melarang ibu hamil untuk konsumsi pemanis buatan terlalu banyak. Sudah jelas itu menggunakan bahan-bahan kimia karena buatan manusia jadi bahan kimia tersebut pasti tidak cocok untuk para ibu hamil.

Pemanis buatan seperti aspartame, sakarin dan splenda dalam batas yang wajar masih boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Tetapi lebih baik anda menghindari pantangan untuk ibu hamil ini, daripada nanti ada hal yang tidak diinginkan. Lebih baik anda mengganti minuman anda dengan air putih atau jus buah, itu lebih bijak dan sehat untuk pertumbuhan janin anda.

  1. Teh Herbal

Untuk orang yang tidak hamil sebenarnya teh herbal sangat baik untuk kesehatan terutama untuk para wanita yang sedang diet. Namun konsumsi teh herbal secara berlebihan akan menyebabkan bahaya bagi tubuh. Kalau dikonsumsi terus-menerus teh herbal akan menjadi racun didalam tubuh anda. Terutama untuk para ibu hamil muda, sangat dilarang untuk konsumsi teh herbal.

Salah satunya adalah teh bunga chamomile, teh bunga ini tidak boleh di konsumsi untuk ibu hamil. Tetapi untuk lebih jelasnya anda bisa bertanya pada dokter kandungan anda, karena setiap ibu hamil mempunyai kebutuhan nutrisi sendiri-sendiri. Dengan berkonsultasi ke dokter maka ibu hamil bisa mendapatkan tambahan informasi mengenai nutrisi yang dibutuhkan.

  1. Sayuran Dan Buah Yang Tidak Dicuci Dengan Baik

Sayuran dan buah-buahan yang anda beli di toko buah atau dipasar biasanya mengandung banyak sekali bakteri dan virus. Walaupun itu sayuran dan buah yang anda beli di supermarket. Ibu hamil sangat membutuhkan nutrisi dan vitamin dari sayuran dan buah-buahan.

Oleh karena itu sangat dianjurkan banyak konsumsi sayuran dan buah-buahan. Tetapi tetap harus konsumsi sayuran dan buah yang bersih. Cuci sayuran dan buah-buahan dengan benar, dengan mencuci sayuran dan buah dengan benar dapat menghindari tubuh anda dari sisa pestisida dan toksoplasma. Toksoplasma merupakan racun yang mencemari tanah untuk menanam buah atau sayuran.

Baca: Berapa Biaya Persalinan di Bidan dan Operasi Caesar ?

  1. Keju Dan Susu Tanpa Pasteurisasi.

Produk dari keju atau susu yang belum diproses atau di pasteurisasi tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Pasteurisasi itu proses pematangan keju atau susu pada suhu 60 derajat celcius kurang lebih selama 30 menit, yang digunakan untuk membunuh bakteri.

Keju atau susu yang belum di pasteurisasi mempunyai banyak kemungkinan mengandung bakteri dan kuman seperti salmonella, listeria, E coli dan masih banyak lainnya. bakteri tersebut yang dapat menyebabkan tertularnya berbagai macam penyakit. Yogurt, susu keju yang sudah diolah boleh dikonsumsi oleh ibu hamil.

Itulah beberapa pantangan ibu hamil bagian makanan dan minuman yang dilarang. Makanan dan minuman merupakan sesuatu yang rentan dan sering dikonsumsi, oleh karena itu memang harus lebih hati-hati dalam memilihnya, terutama untuk ibu hamil muda.

Jaga kesehatan dan makanan supaya tumbuh kembang janin semakin baik. Selain kesehatan janin, kesehatan ibu juga diperhatikan. Semakin baik makanan yang dikonsumsi akan semakin baik tumbuh kembang janin anda. Jangan lupa untuk selalu melakukan senam hamil untuk meningkatkan tumbuh kembang janin.

Baca: Cara Memutihkan Kulit Bayi agar Putih Bersih Sejak dalam Kandungan


Pantangan Ibu Hamil dalam Beraktifitas :

  1. Saat kehamilan masih trimester pertama (bulan 1-3), minta pengertian suami untuk ‘berpuasa’, kondisi janin/rahim tiap wanita berbeda-beda, konsultasikan dahulu dengan dokter/bidan,
  2. Melakukan olahraga ekstrim (lari, aerobik, naik sepeda, naik kuda, paint ball, belly dance)
  3. Menggunakan High Heels (Sandal atau sepatu hak tinggi), meminimalisir jatuh terkilir
  4. Mengecat rambut dan kuku, zat kimia bisa terbawa ke plasenta melalui darah
  5. Mandi Sauna dan berjemur,  membuat rahim menjadi bersuhu panas dan kering
  6. Sinar x-ray/rontgen dan sumber radiasi aktif
  7. Duduk terlalu lama, memicu obesitas, gula darah dan diabetes
  8. Pijat spa, apalagi oleh terapis yang kurang berpengalaman
  9. Membersihkan kotoran kucing, karena mengandung virus toksoplasma
  10. Produk pemutih (pemutih kulit, pemutih gigi, pemutih)
  11. Kerja lembur dan kegiatan pemicu stres, bisa mengakibatkan pendarahan/flek
  12. Asap rokok/knalpot kendaraan, masker wajib dibawa bila sering menggunakan transportasi umum.

Baca: Penebalan Dinding Rahim, Apakah Berbahaya?

Pamali dan Larangan Ibu Hamil Adat Jawa / Sunda / Bugis

  1. Pantangan membunuh dan berburu hewan, berlaku bagi suami dan ibu hamil. Ucapkan doa atau ‘amit-amit’ saat memasak daging/ikan,
  2. Berdiri di depan atau di tengah pintu, mitosnya membuat proses pembukaan persalinan jadi lama,
  3. Ibu hamil dilarang keluar di malam hari, karena takutnya di ganggu roh/mahkluk ghaib,
  4. Jangan menyumpal lubang, misal nutup saluran air/got, menutup botol, lubang tikus, lubang semut dsb. Menghindari anak tidak mempunyai lubang anus,
  5. Jangan membenci orang terlalu berlebihan, karena mitosnya membuat janin/bayi mirip orang yang di benci,
  6. Saat bepergian senantiasa membawa gunting lipat, mitosnya dapat menangkal ghaib,
  7. Hindari mandi malam hari atau setelah maghrib, mitosnya agar air ketuban tidak banyak,
  8. Pamali membeli perlengkapan bayi sebelum umur kandungan 7 bulan,
  9. Jangan melilitkan handuk di kepala, mitosnya janin kelilit tali pusar,
  10. Jangan memindahkan posisi tempat tidur, dsb.

Baca: Cara Mengatasi Janin yang Posisinya Melintang/Sungsang

Periksalah ke dokter secara rutin, untuk lebih mengetahui kesehatan janin anda dan me-ngimbanginya dengan mengkonsumsi makanan sehat bergizi untuk asupan ibu hamil dan janin. Semoga ulasan pantangan ibu hamil yang kami tulis memberikan wawasan untuk bunda agar kehamilannya lancar hingga proses persalinan.