Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
hamilplus.com

Efek Samping Rifampisin, Obat Antibiotik/Infeksi yg Banyak Dicari

Efek samping Rifampisin telah banya dipertanyakan oleh masyarakat khususnya yang hendak mengonsumsi obat tersebut. Rifampisin atau yang sering dikenal sebagai Rifampin merupakan salah satu obat antibiotik.


Epek samping obat, jenis obat rifampicin

Kinerja dari obat ini mampu mengatasi beberapa infeksi serius yang muncul karena bakteri maupun virus. Rifampin sangat baik dalam menghentikan dan membasmi pertumbuhan serta perkembangbiakan virus serta bakteri di dalam tubuh.

Manfaat Rifampisin

Rifampisin yang merupakan obat yang dapat dikonsumsi dengan resep dokter. Obat anti biotik ini dapat dikonsumsi oleh orang dewasa maupun anak-anak. Tidak hanya mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri, namun Rifampisin juga dapat mencegah serta mengobati beberapa penyakit lain. Berikut adalah daftar manfaat obat anti biotik Rifampisin:

  • Mengobati TBC

Mechanisme kerja Rifampisin dipercaya lebih cepat dan efektif dibanding jenis obat anti biotik lainnya. manfaat pertama rifampin ialah untuk mengobati penyakit Tuberculosis atau yang lebih dikenal TBC.

TBC adalah salah satu penyakit yang menyerang sistem pernapasan. TBC dapat menjangkit karena virus dan bakteri yang penyebaran atau penularannya dapat melalui udara atau air liur. Dalam pengobatan TBC, dosis Rifampisin yang dianjurkan adalah 8 hingga 12 mg setiap hari per kilogram berat badan.

Efek samping Rifampisin Efek samping Rifampisin Efek samping Rifampisin

  • Mencegah dan mengobati influenza

Rifampisin juga dapat mencegah seseorang terkena influenza. Hal ini dikarenakan adanya kandungan senyawa yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan begitu, penyakit atau virus bakteri termasuk influenza tak dapat mudah menyerang. Untuk pencegahan atau pengobatan influenza, Rifampisin sebaiknya dikonsumsi selama 4 hari dengan dosisi 20 mg per harinya.

  • Mengobati kusta

Kusta juga merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri. Kusta merupakan salah satu penyakit yang sangat ditakuti karena dapat menyebabkan pembusukan organ tubuh yang parah. Dosis rifampisin untuk penyakit kusta adalah 10 mg per kg berat badan setiap harinya.

  • Mencegah meningitis

Rifampisin juga dapat dikonsumsi untuk memcegah penyakit yang disebabkan oleh virus yakni meningitis. Untuk mengobati meningitis atau radang selaput otak, dosis yang dianjurkan adalah 600 mg sebanyak dua kali sehari dalam dua hari berturut-turut.

πŸ“‹ Recommended  Efek Samping Okra dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Organ Tubuh

Efek samping Rifampisin

Selain memberikan banyak manfaat seperti yang dijelaskan di atas, Rifampisin juga menyebabkan beberapa efek samping seperti berikut:

  • Rifampisin tidak bekeja normal

Rifampisin terdapat dalam beberapa ukuran dosis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Ada Rifampisin 150 mg dan dosis lainnya. Supaya rifampin bekerja dengan optimal dan tidak menimbulkan masalah kesehatan lain, sangat dianjurkan untu tidak mengonsumsinya bersamaan dengan beberapa obat lain. Beberapa obat tersebut antara lain pereda nyeri, zolpiderm, diazepam, bisoprosol dan verapamil.

  • Menggagalkan kinerja kontrasepsi

Apabila sedang mengonsumsi hormon yang berfungsi sebagai kontrasepsi, sebaiknya menggunakan kondom sebagai pengaman tambahan. Hal ini karena akan terjadi penurunan fungsi kontrasepsi ketika mengonsumsi rifampisin.

  • Mengantuk

Efek samping yang sering atau umum terjadi adalah mengantuk. Efek samping yang satu ini sangat wajar terjadi. Untuk itu, sebaiknya jangan melakukan perjalanan jauh setelah mengonsumsi rifampisin supaya tidak terjadi hal-hal di luar keinginan.

  • Sakit kepala, mual dan muntah

Sakit kepala, mual hingga muntah juga salah satu efek samping yang wajar tejadi. Kondisi ini hanya akan berlangsung selama beberapa hari. Setelah 2 hingga 3 hari kondisi tubuh akan segera kembali normal.

  • Lemas nafsu makan berkurang

Konsumsi rifampisin juga sering membuat tubuh lemas dan kehilangan banyak nafsu makan. Hal ini dapat dikatakan wajar karena tubuh sedang melakukan penyesuaian.

  • Diare

Konsumsi rifampisin di awal-awal memang sering memicu terjangkitnya diare. Sama seperti penjelasan di atas, kondisi tersebut termasuk proses penyesuaian tubuh dengan senyawa yang terkandung dalam rifampin.

πŸ“‹ Recommended  Efek Samping Daun Kersen Yang Membahayakan Kesehatan

Efek Samping Salep Walet & Berbagai Fakta Menarik Tentangnya

Dalam mengonsumsi obat Rifampin sebaiknya menghabiskan seluruh obat dengan dosis yang dianjukan dokter. Mengonsumsinya juga tidak boleh berlebihan supaya efek samping Rifampisin yang cukup negatif bagi kesehatan tidak terjadi.

✰ advertisement ✰