Perkembangan Motorik pada Anak Usia 1 Tahun dan Optimalisasinya

Perkembangan Motorik 1 Tahun Pertama. Di usia anak anda yang menginjak usia 1 tahun adalah hal yang sangat krusial mengingat usia ini termasuk dalam periode emas atau golden age. Karena memang pada usia 1 tahun ini, anak akan mengalami perkembangan yang sangat pesat dan juga sangat mudah menyerap apa saja yang diajarkan oleh orang tua atau orang orang di sekitarnya.

advertisement

Maka tak heran jika Sigmund Freud sangat mengistimewakan masa 0 sampai 5 tahun ini. Khusus di usia 1 tahun ini, anak anda akan lebih menggali tentang pengenalan diri dan tugas dari masing-masing anggota tubuh yang dia miliki.

perkembangan motorik ank 1 tahun pertama

Pada umumnya, anak dengan usia ini akan lebih intensif menggerakkan tangan, kaki, mengedipkan mata, dan gerakan gerakan anggota tubuh yang lainnya. Perkembangan anak di usia 1 tahun ini akan di iringi dengan usaha mereka untuk dapat berjalan walaupun tertatih tatih. Jangan pernah untuk melarang ataupun memberikan kekhawatiran yang berlebihan.

Perkembangan Anak berusia 1 tahun pada umumnya

Ada banyak sekali perubahan yang akan terjadi jika anak anda sudah menginjak usia 1 tahun. Seperti yang dijelaskan diatas, anak anda akan berusaha untuk berjalan, mengenal benda dan warna, membanting-bantingkan barang yang dipegangnya, berusaha untuk berbicara atau meracau. Dengan ini, perkembangan anak berusia 1 tahun bisa di bagi menjadi 3 aspek : Aspek Kognitif, Aspek Afektif dan Psikomotorik.

advertisement

Perkemangan Anak pada Aspek Kognitif

Berdasarkan artinya, kemampuan kognitif adalah kemampuan yang melibatkan kegiatan otak. Entah itu ingatan, pemahaman serta akal yang dimiliki si kecil. Biasanya anak yang berusia 1 tahun ini akan mengalami :

  • Meniru ucapan yang disebutkan ayah bunda atau orang lain
  • Mengingat letak barang kesukaan atau barang tertentu
  • Mencari perhatian dengan cara memukul, memencet, atau menendang sesuatu

-Tips menarik

Agar anak yang masih berusia 1 tahun ini mengalami pertumbuhan yang baik, ada baiknya anda :

  • Mengajak anak anda bermain di luar ruangan sesering mungkin. Seperti bermain di kebun depan, bermain di lapangan terbuka atau tempat tempat yang sekiranya banyak warna.
  • Sesering mungkin ucapkan kata kata positif seperti “anak baik namanya siapa?”, “anak soleh ikut ayah yuk”, atau kalimat positif lainnya.
  • Beri tantangan seperti menyembunyikan barang kesukaannya dengan sepengetahuan anak anda.

Aspek Afektif pada Anak di 12 Bulan Pertama

Di aspek ini, anak berusia 1 tahun tidak akan terlalu terlihat bahkan terkesan samar. Karena pada usia ini, sang anak masih bingung dengan perasaan dia sendiri. Hal ini wajar, karena di usianya yang masih ingin mencoba-coba, sang anak masih belum tahu tentang apa yang sebenarnya dia inginkan atau yang dia rasakan. Ciri-ciri perkembangan yang berusia 1 tahun :

advertisement
  • Mengenali ayah dan bunda atau orang orang yang ada di sekitarnya
  • Tertawa jika melihat yang menurutnya lucu
  • Rewel atau marah jika mainannya direbut
  • Menangis jika melihat orang baru

-Tips Menarik

  • Sebisa mungkin kenalkan orang orang yang sekiranya masih saudara atau kerabat kepada anak anda pada usia ini. Agar anak anda tidak terlalu terkejut dan menangis yang berlebih jika bertemu sanak saudara.
  • Selalu beri perhatian penuh dengan mengajaknya tertawa walaupun dalam keadaan yang tidak menyenangkan.
  • Jangan dipaksa anak untuk melepaskan emosi seperti marah, menangis, atau rewel. Biarkan anak anda melepaskan apa yang ada di hatinya.

perkembangan motorik anak 1 tahun pertama

Perkembangan Motorik Anak 1 Tahun

Disini, jika anak dalam usia 1 tahun sudah dapat berjalan jangan terlalu di larang untuk melenggangkan kakinya kemana. Selain itu, anak akan selalu mencoba memencet, memegang, mencubit, memukul, menendang atau gerakan fisik lainnya. Seperti  contohnya :

  • Membanting remote tv
  • Menyundul kepalanya
  • Jalan sambil berjinjit
  • Mengedipkan mata dengan cepat

-Tips Menarik

  • Bebaskan anak untuk dapat bergerak berjalan yang dia inginkan. Jangan pernah membatasi gerakan anak agar tidak terjatuh atau terluka. Terkadang anak anda butuh “terluka” agar tahu rasanya sakit.
  • Selalu bebaskan gerakan anak anda, jangan sampai merasa gerakan yang “liar” anak anda dibatasi dengan memberikan barang kesukaan atau “mpeng” agar anteng. Hal ini bisa membatasi gerakan anak anda yang berakibat kurang baik.
  • Ajarkan dengan sabar dan cari waktu luang yang menyenangkan demi perkembangan anak anda.

Jangan lupa siapkan smartphone atau kamera di dekat Anda. Jadilah orang pertama yang menyaksikan langkah pertama, kedua atau ketiga bayi Anda. Lalu abadikan keberhasilannya ini dalam sebuah potret dan hati Anda selamanya. Itlah ulasan kami tentang perkembangan motorik pada anak.semoga menambah wawasan Anda.

advertisement