Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
hamilplus.com

BAB Bayi Berwarna Hijau Tua ✅ Apa Penyebab & Bagaimana Solusinya?

Normalnya bayi warna BAB bayi adalah kuning dan jika BAB bayi berwarna hijau tua maka Bunda perlu mengetahui akan penyebab dan cara mengatasinya, tentunya dengan cara alami yang aman.


bab bayi berwarna hijau pekat, feses bayi berwarna hijau, kotoran bayi berwarna hijau, bab bayi berwarna hijau, pup bayi berwarna hijau tua, pup bayi hijau tua

Feses pertama bayi saat keluar dari rahim Ibu adalah berwarna kehitaman dan setelah 3 hari maka feses akan berubah warna menjadi kehijauan agak kehitam hitaman.

Pada hari selanjutnya yaitu hari kelima akan berubah menjadi kekuningan dan kuning seutuhnya. Tetapi jika bayi sudah berumur beberapa bulan tetapi fesesnya berwarna hijau maka Bunda perlu waspada. Apa penyebab feses bayi berwarna hijau?

Inilah Penyebab BAB Bayi Berwarna Hijau Tua

Feses bayi berwarna hijau menandakan bahwa asupan makanan yang diterimanya kurang baik sehingga sistem pencernaannya bermasalah. Berikut adalah beberapa penyebab BAB bayi berwarna hijau tua berlendir:

  1. Masalah kolik

Salah satu penyebab feses bayi berwarna hijau yaitu masalah kolik atau sakit perut sehingga bayi akan sangat rewel karena tidak nyaman. Masalah kolik dapat disebabkan oleh kelebihan foremilk (ASI rendah lemak) dari pada hindmilk (ASI kaya lemak). Pada umumnya bayi yang memiliki kelebihan foremilk akan cepat lapar dan fesesnya berair karena yang dapat mengenyangkan perut si kecil adalah hindmilk yang kaya akan lemak.

Hindmilk adalah ASI yang dihasilkan pada akhir proses menyusui. Diproduksi dalam volume sedikit, namun kadar lemaknya lebih tinggi, yaitu 2-3 kali dibandingkan foremilk. Kadar lemak yang lebih tinggi ini membuat hindmilk lebih putih dibanding foremilk. Kadar lemak yang tinggi dalam hindmilk dapat memberikan banyak energi pada bayi, serta menimbulkan rasa kenyang lebih lama pada bayi.

Produksi ASI dipengaruhi oleh intensitas hisapan bayi pada areola payudara Ibu. Namun tidak dapat diatur supaya hindmilknya saja menjadi lebih banyak dari pada foremilk. Pemberian susu formula tanpa indikasi medis tertentu memberi resiko bayi anda mengalami gangguan pencernaan bayi, memberikan rasa kembung, bisa diare, bisa juga buang air besar menjadi tidak lancar.

📋 Recommended  Gejala Flu Singapura Pada Bayi dan Tindakan Awal Penanganan

Disarankan setiap kali menyusui, upayakan agar bayi Anda mendapat hindmilk yang tinggi lemak dengan memastikan agar bayi mengosongkan satu payudara baru kemudian berpindah ke payudara yang lain.

  1. Penyakit kuning

Bayi yang mengidap penyakit kuning akan memiliki feses berwarna hijau gelap sehingga Bunda harus segera memeriksakan si kecil ke dokterBAB bayi berwarna hijau tua

Ada beberapa cara mengatasi bayi kuning yang bisa Ibu coba. Pertama-tama Ibu harus mengecek kadar bilirubin Si Kecil terlebih dahulu. Jika kadar bilirubin tidak terlalu tinggi, biasanya penyakit kuning akan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan dan perawatan apapun.

Dokter akan memeriksa dengan cara menekan bagian dada bayi Ibu, menahannya, dan kemudian melepasnya. Bila daerah bekas tekanan berwarna kuning, bisa dipastikan bahwa bayi Ibu sakit kuning. Jangan langsung sedih ya Bu, dokter pasti akan terus berupaya mengatasinya dan memantau bayi Ibu sampai kadar bilirubin turun dan stabil dalam kondisi normal.

Dokter juga bisa memutuskan apakah bayi Ibu perlu memerlukan tindakan fototerapi, yaitu dengan cara meletakkan bayi di box, kemudian disinari dengan cahaya dari lampu ultraviolet (bili-lamp) selama beberapa hari.

Tujuan terapi ini adalah mengubah biliribun di jaringan kulit yang tidak larut dalam air menjadi larut dalam air sehingga bisa dibuang  melalui urine. Cara mengatasi bayi kuning dengan fototerapi termasuk salah satu alternatif yang aman untuk dilakukan.

baca: Makanan untuk Ibu Menyusui agar Bayi Cerdas dan Gemuk

  1. Susu formula

Bayi yang mengonsumsi susu formula yang memiliki kandungan zat besi dalam jumlah yang banyak dapat menyebabkan BAB bayi berwarna hijau tua dan encer, jadi sebaiknya Bunda mengganti susu formula lama dengan susu formula yang baru yang rendah zat besi.

  1. Ibu mengonsumsi sayuran hijau

Jika Bunda selama menyusui sering mengonsumsi sayuran hijau maka feses bayi akan berwarna hijau terang. Hal ini merupakan hal yang normal karena bayi memperoleh asupan nutrisi dari ASI Bunda.

  1. Peka terhadap obat-obatan
📋 Recommended  Cara Menambah Berat Badan Bayi Usia <1 Tahun yang Efektif dan Aman

Salah satu penyebab feses bayi berwarna hijau adalah obat-obatan yang Ibu minum selama menyusui. Ada beberapa bayi yang memiliki tingkat sensitif yang lebih tinggi sehingga lebih peka terhadap obat-obatan yang Ibu minum.

  1. Infeksi

Jika bayi terkena infeksi maka BAB bayi berwarna hijau tua pekat yang disertai dengan diare dan demam. Jika bayi mengalami hal ini maka segera periksakan si kecil ke dokter untuk mencegah gejala lebih lanjut.BAB bayi berwarna hijau tua

baca: Usia Bayi Tengkurap dan Cara Melatihnya

Cara Mengatasi Feses Bayi Berwarna Hijau

Salah satu penyebab feses bayi berwarna hijau yaitu masalah kolik atau kelebihan ASI rendah lemak. Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi masalah feses hijau pada bayi akibat masalah kolik:

  1. Usahakan si kecil dapat menerima ASI dari kedua payudara Bunda, jangan membiarkan bayi menerima ASI dari satu payudara saja.
  2. Pastikan bayi menerima foremilk dan hindmilk dalam jumlah yang seimbang yaitu dengan memposisikan mulut si kecil dengan tepat pada puting susu Bunda saat menyusu.
  3. Jangan biarkan si kecil hanya menyusu pada bagian puting susu Bunda saja.

Ketiga cara diatas selain dapat mengatasi masalah feses hijau pada si kecil juga dapat memberikan kenyaman bayi sehingga dapat tertidur dengan lebih pulas.

Hal-Hal Mengkhawatirkan Berdasarkan Feses Bayi

Dari feses kita dapat melihat tingkat kesehatan bayi, berikut adalah beberapa jenis feses yang perlu diperhatikan dan segera mendapat pertolongan medis:

  1. Feses berwarna hitam setelah bayi berusia beberapa hari
  2. Feses berwarna abu-abu atau putih
  3. Feses terus berair dan tidak kunjung normal
  4. Feses keras dan sulit untuk dikeluarkan

Jika bayi mengalami gejala diatas maka segera periksakan ke dokter untuk mengatasinya. Demikian informasi seputar penyebab BAB bayi berwarna hijau tua dan cara mengatasinya.

baca: Merk Susu Ibu Menyusui agar Kualitas dan kuantitas ASI Maksimal

✰ advertisement ✰