Keputihan Pada Ibu Hamil, Apa Penyebab dan Obatnya ?

Saat hamil wanita mengeluarkan berbagai hormon dalam tubuh. Selain mengeluarkan berbagai hormon, saat hamil, bunda juga akan mengalami banyak perubahan baik secara fisiologis dan psikologis.

Perubahan tersebut perlu di perhatikan dan jangan diabaikan karena menyangkut sifat perubahan itu sendiri bisa mempengaruhi keadaan janin, baik itu di trimester 1, TM2, atau menjelang persalinan.

Advertisement

Apakah perubahan tersebut normal atau merupakan penyakit perlu dilakukan analisa dengan memperhatikan gejala-gejala yang terjadi. pemeriksaan tiap ibu hamil, mengingat kehamilan itu unik, beda 1 sama lain beda penanganan.

Perubahan hormon pada ibu hamil dapat mengeluarkan berbagai cairan organ intim wanita yaitu keputihan. Keputihan pada ibu hamil yang perlu di perhatikan adalah apakah keputihan yang biasa atau merupakan keputihan karena infeksi, jamur atau penyakit.

Penyebab Keputihan Pada Ibu Hamil

Ibu hamil bisa mengalami keputihan akibat perubahan hormonal yang terjadi padanya atau karena di sebabkan hal lain seperti virus, parasit dan jamur. Keputihan akibat pengaruh hormon  pada umumnya akibat aliran darah pada daerah kewanitaan meningkat sehingga cairan organ intim wanita pun meningkat. Pada umumnya cairan va-gina berfungsi untuk mencegah infeksi ke rahim.

Baca: Cara, Gambar, Video dan Contoh Gerakan Senam Hamil

Permasalahannya, tidak semua cairan va-gina tersebut bermanfaat bagi ibu hamil. Kadangkala cairan va-gina tersebut telah terkontaminasi oleh virus dan parasit. Oleh karena itu sebaiknya ibu hamil harus berhati hati terhadap cairan yang keluar dari organ intim wanita.kepuitihan pada ibu hamil source disehat com - keputihan saat hamil gejala penyebab obat

keputihan pada ibu hamil source puputprita95 com

Pada umumnya banyak wanita yang menganggap keputihan adalah hal yang normal. Kenyatannya keputihan merupakan pertanda dari adanya masalah kesehatan pada alat organ intim. Hal ini juga berlaku pada ibu hamil. Keputihan yang  normal di alami oleh ibu hamil memiliki ciri ciri  cairan berwarna bening keputihan, tidak berbau, dan tidak membuat gatal atau nyeri.

Jika keputihan yang di alami oleh ibu hamil memiliki tanda seperti ini yaitu keputihan  berwarna kekuning-kuningan hingga kehijauan, lengket, kental, jumlahnya banyak, gatal, baunya tak sedap, dan  va-gina berwarna  kemerahan. Jika hal itu yang terjadi sebaiknya ibu hamil lebih berhati hati.

Baca: Pantangan Ibu Hamil Berupa Makanan, Minuman dan Adat Istiadat/Pamali

Keputihan pada ibu hamil, bisa di sebabkan oleh  infeksi kuman atau ada gangguan kehamilan. Infeksi bisa disebabkan oleh bakteri, jamur, virus dan parasit. Biasanya keputihan pada masa kehamilan di sebabkan oleh jamur candida sp. Jamur tersebut merupakan parasit yang pada masa kehamilan akhir menyebabkan infeksi akibat kelembapan yang tinggi.

Selain jamur tersebut adapula bakteri protozoa yaitu thrichomonas va*ginalis. Bakteri ini menyebabkan cairan berwarna kehijauan, bau tidak sedap, cairan va*gina menjadi kental, menyebabkan nyeri saat berhubungan dan ketika kencing.

Selain itu ada pula bakteri jenis bakteriosis va-ginalis atau BV. Bakteri ini jika menginfeksi akan menimbulkan ciri ciri cairan organ intim wanita menjadi putih ke abu-abuan, bau tidak sedap, nyeri pada va-gina. Selain itu semua ada pula virus human pailoma virus yang membuat kutil pada daerah va-gina.

Baca: 4 Buah yang Bisa Beresiko Menggugurkan Kandungan

Jika ibu hamil mengalami ciri keputihan seperti penjelasan di atas maka sebaiknya ibu hamil langsung konsultasi pada dokter. Sebaiknya ibu hamil mengkonsumsi obat keputihan untuk ibu hamil  berdasarkan resep dokter.

Pasalnya ibu hamil sangat rentan mengalami  keracunan dan masalah kesehatan tubuh. Obat yang di gunakan untuk ibu hamil tentunya juga akan berbeda di bandingkan dengan obat untuk orang biasa. Oleh karena itu penting bagi ibu hamil untuk rajin berkonsultasi pada dokter.

Obat Keputihan Saat Hamil

Keputihan pada ibu hamil dapat diminimalisir dengan cara preventif, yakni  rajin membersihkan organ intim wanita, mengeringkan va-gina setelah di bersihkan, memakai celana dalam  berbahan katun, rutin mengganti CD bila dirasa sudah tidak nyaman, jangan memakai pantyliners, rajin meminum air putih, memotong bulu kemaluan yang kelewat panjang, jangan menggunakan obat kewanitaan, menghindari melakukan douche va*gina.

Alternatif pengobatan keputihan lainnya adalah dengan menggunakan obat Ace Maxs, propolisGovaZolZybramax, Fragile, Albotyl ovulaFlagystatin Ovule yg obatnya berbentuk seperti pil/kayak peluru lembek, dimasukkan ke dalam organ intim selama beberapa jam/hari (tergantung dosis) yang kemudian nanti obat tersebut keluar dalam bentuk melebur bersama cairan keputihan.

Obat tersebut bisa Bunda dapatkan dengan estimasi harga 100-300ribu. Anda beberapa saran untuk mengkonsumsi obat lactacyd, dokter SPOG mengatakan, sebisa mungkin dihindari, kalaupun terpaksa ya maksimal 1 kali dalam satu minggu.

Baca: Perut Terasa Kencang Saat Hamil?

Perlu di ingat bahwa penggunaan obat berbeda-beda antar wanita, disesuaikan dengan usia kandungan dan tingkat keparahan keputihan,apakah berwarna, berbau, intensitas keluar cairan, apakah gatal, dan lain sebagainya.

Cara lain menggunakan produk Tissue Majakani nya Dr Boyke., obat NesV dari PT HWI yaitu minuman berbahan dasar madu, minyak habbatussauda, sporaZid, FloraGynbetadine feminine untuk penggunaan luar organ intim.

Jika ibu hamil mengalami keputihan abnormal sangat disarankan untuk segera ke dokter kandungan SpOG dan/ SPKK. Hal ini merupakan tindakan preventif untuk mencegah masalah yang lebih serius yang bisa menyerang janin yang di kandungnya. hindari rasa malu dan sungkan demi kenyamanan suami+bunda dan keselamatan janin. Semoga bermanfaat bunda.

Baca: Berat janin Yang Normal Sesuai Usia Kehamilan

Advertisement
TAGs: keputihan saat hamil, obat keputihan saat hamil, obat keputihan untuk ibu hamil, cara mengatasi keputihan saat hamil, obat keputihan ibu hamil, keputihan pada ibu hamil, mengatasi keputihan saat hamil, penyebab keputihan saat hamil, cara mengobati keputihan saat hamil, cara menghilangkan keputihan saat hamil, keputihan pada wanita hamil, mengobati keputihan saat hamil, cara mengatasi keputihan pada ibu hamil, keputihan berwarna hijau saat hamil