Penyakit Pneumonia (Gejala, Penyebab dan Cara Penanganan)

Penyakit Pneumonia. Pada dasarnya masyarakat umum tentu terbiasa dengan penyakit radang paru-paru atau paru-paru basah ketimbang pneumonia. Padahal kesemua istilah adalah adalah hal yang sama. Dalam bahasa kedokteran memang pneumonia lebih dikenal dibanding yang lainnya.

Penyakit pneumonia timbul ketika adanya infeksi yang terdapat di paru-paru, lalu terjadilah radang pada kantung di kedua ataupun di salah satu bilik paru-paru. Bagi yang terserang penyakit ini, bisa di pastikan terdapat cairan atau nanah yang memenuhi kantung-kantung di paru sang penderita. Maka tak heran apabila pasien akan menderita batuk berdahak, demam yang disertai mengigil, hingga sesak nafas.

Secara sekilas, memang penyakit pneumonia ini terlihat mirip dengan flu kebanyakan. Sehingga bagi penderita atau oranng yang mengidap penyakit ini sering tak menghiraukannya. Tak heran memang penyakit yang mengerikan ini menyumbang angka kematian yang mengkhawatirkan di setiap tahunnya, khususnya pada balita.

Berdasarkan data yang dimiliki WHO, lembaga PBB yang menangani tentang kesehatan dunia ini terdapat 5,9 juta anak dibawah usia lima tahun (balita) yang meninggal karena pneumonia di tahun 2015. Dan sekiranya 900ribuan anak meninggal akibatnya. Bahkan pencipta Marvel Universe, Stan Lee yang terkenal itu meninggal akibat Pneumonia ini.

penyakit pneumonia

Perbedaan Penyakit Pneumonia dengan Flu Biasa

Tentu flu pada umumnya mudah untuk dikenali karena memang penyakit flu sudah umum dialami oleh tua muda. Seperti misalnya batuk, pilek, pusing dan gejala lainnya. Namun ada ciri khusus bagi orang yang menderita pneumonia ini.

*Batuk dan pilek

Hal yang wajar bila orang yang terkena penyakit flu batuk dan pilek. Pun orang yang sedang flu pun bisa terjangkit batuk kering dan berdahak. Khusus pada penderita penyakit pneumonia, batuknya sudah bisa di pastikan di isi dengan dahak.

Seperti yang sudah di jelaskan diatas, bahwa pengidap pneumonia akan menimbun cairan atau nanah yang berlebih dibandingkan flu biasanya. Segera periksakan diri atau anggota keluarga apabila sudah mengalami batuk berdahak lebih dari 1 minggu.

*Demam

Hampir di keseluruhan penyakit pasti akan diiringi dengan demam. Hal ini wajar saja mengingat bahwa apabila tubuh diserang oleh sesuatu yang asing, tubuh akan menimbulkan reaksi demam. Lebih dalam, jika penderita mengalami demam diatas 40 derajat celcius disertai tanda tanda lainnya bisa di pastikan terkena penyakit ini.

*Sesak

Jika anda atau keluarga mengidap gejala flu yang disertai sesak nafas, lebih baik anda lebih serius untuk menanggapi gejala ini. Karena salah satu gejala identik yang diidap oleh pasien pneumonia adalah sesak pada dada. Bahkan pada beberapa kasus, pengidap akan mengalami sesak yang berlebih jika terjangkit. Sesak ini disebabkan oleh rongga paru-paru yang sudah penuh oleh cairan-cairan yang menghalangi udara masuk ke dalamnya.

*Gejala Tambahan

Pada beberapa kasus, penderita akan mengalami sakit kepala yang berlebih. Selayaknya pada sakit kepala pada umumnya, namun disertai dengan beberapa gejala gejala yang lainnya pula. Mual yang mengakibatkan muntah pun hal yang lumrah. Khusus bagi anak-anak dibawah 5 tahun, nafasnya akan terasa cepat serta tak teratur. Lemas dan serasa tak berdaya pun akan dialami oleh mereka yang mengidap penyakit ini.

Penanganan dan Anjuran Penyakit Pneumonia

Jikalau memang anda atau keluarga anda mengidap tanda tanda yang sudah di sebutkan diatas, bisa dipastikan bahwa anda memang mengidap radang paru-paru ini. Perlu diingat bahwa setidaknya anda sudah mengidap sekiranya 5-7 hari gejala-gejala diatas.


📌 Rekomendasi Artikel
➥ Efek Samping Cream Rose di Wajah

➥ Manfaat Masker Spirulina untuk Wajah

Apabila anda memang orang yang anti dokter, ada baiknya anda memeriksakan diri dengan me-rontgen dada agar terlihat jelas di bagian mana anda terkena pneumonia. Selain itu, ada baiknya anda memeriksa darah apa terjangkit penyakit ini atau memang penyakit lainnya. Tak kalah pentingnya, anda pun harus memeriksa dahak yang ada di paru paru anda agar lebih pasti.

Untuk penderita yang sekiranya terkena pneumonia tidak terlalu akut, anda bisa minta rawat di rumah. Adapun obat-obatan yang diberikan biasanya :

  • Antibiotik
  • Antivirus
  • Penurun panas dan penurun nyeri
  • Obat batukSerta anda wajib di rumah :
  • – Istirahat
  • – Meminum air putih
  • – Jauhkan diri dari orang atau anak anak yang sedang kurang sehat

Apabila anda dinyatakan mengidap paru-paru basah yang akut, sebaiknya anda mengikuti anjuran dokter untuk segera rawat inap dan mendapatkan rawatan yang intensif.