Pantangan Setelah Membersihkan Karang Gigi (Scaling)

Pantangan setelah membersihkan karang gigi harus diketahui supaya tidak terjadi masalah lagi di kemudian hari. Pembersihan karang gigi atau yang sering disebut scaling merupakan salah satu proses perawatan gigi dan mulut.

Penumpukan karang gigi menjadi salah satu masalah kesehatan. Karang gigi sendiri terbentuk dari sisa-sisa makanan yang menumpuk dan akhirnya mengeras dan menempel pada gigi.

Pantangan setelah membersihkan karang gigi

Proses pembersihan karang gigi hanya dapat dilakukan oleh ahlinya dan membutuhkan peralatan pembersihan khusus. Setelah melakukan perawatan ini, terdapat beberapa pantangan yang harus dipatuhi supaya tidak menimbulkan masalah kesehatan gigi lainnya:

pantangan setelah membersihkan karang gigi pantangan setelah membersihkan karang gigi, proses pembersihan karang gigi, gigi ngilu setelah scaling, pantangan sesudah membersihkan karang gigi

  1. Mengonsumsi makanan dan minuman dingin

Pantangan pertama yang harus dipatuhi setelah proses pembersihan karang gigi adalah makanan dan minuman dingin. Suhu makanan atau minuman yang terlalu dingin mampu mempengaruhi syaraf pada gigi yang baru saja dibersihkan karangnya.

Syaraf merupakan salah satu bagian inti gigi sehingga sangat penting dijaga kestabilannya. Mengonsumsi makanan atau minuman yang bersuhu dingin akan membuat gigi yang dibersihkan terasa sangat ngilu.

  1. Mengonsumsi makanan atau minuman panas

Selain mengonsumsi makanan atau minuman dingin, setelah proses pembersihan karang gigi juga dilarang untuk mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas. Sama halnya dengan yang bersuhu dingin, makanan dan minuman bersuhu tinggi akan sangat berpengaruh pada kondisi syaraf inti gigi.

Proses membersihkan karang gigi tentu membuat gigi menjadi sangat sensitif dalam beberapa hari karena akar gigi yang semula tertutup dengan karang gigi menjadi terbuka. Karena itu hindari makanan atau minuman bersuhu panas untuk beberapa hari setelah proses scaling.

  1. Mengonsumsi makanan bertekstur keras

Tidak hanya makanan yang bersuhu dingin atau panas, seseorang yang baru saja menjalani perawatan pembersihan karang gigi juga sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang memiliki tekstur keras dahulu selama beberapa hari.

Pembersihan karang gigi dapat membuat kondisi gigi menjadi sangat sensitif. Karena itulah sebaiknya lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan atau minuman. Makanan bertekstur keras dapat membuat gigi terasa tidak nyaman bahkan memunculkan gigi ngilu setelah scaling.

  1. Langsung mengonsumsi makanan setelah proses pembersihan karang gigi

Pantangan setelah melakukan proses scaling selanjutnya adalah langsung mengonsumsi makanan. Pembersihan karang gigi umumnya mengaplikasikan obat bius atau anestesi yang masih dapat terasa setelah beberapa jam.

Untuk itu, sebaiknya jangan konsumsi dahulu makanan sampai pengaruh obat bius tersebut hilang. Hal ini untuk mencegah risiko tergigit atau luka lainnya di dalam rongga mulut.

  1. Merokok

Merokok memang sebuah kebiasaan yang sangat tidak sehat dan sebaiknya tidak dilakukan. Termasuk setelah membersihkan karang gigi, sebaiknya jangan merokok terlebih dahulu.

Bagi para perokok yang melakukan proses pembersihan karang gigi, sebaiknya tunggu dahulu hingga 72 jam barulah merokok. Kegiatan merokok setelah scaling ternyata dapat memicu terjadinya infeksi yang disebabkan oleh perkembangan bakteri yang dibawa oleh rokok.

  1. Mengonsumsi makanan kecil yang berpotensi menusuk

Pantangan sesudah membersihkan karang gigi selanjutnya adalah tak mengonsumsi makanan dengan tekstur kecil yang menusuk-nusuk. Konsumsi makanan ini dapat membuat risiko gusi tertusuk dan berdarah atau bahkan gusi bengkak menjadi semakin tinggi.

Beberapa makanan yang memiliki tekstur menusuk antara lain kentang goreng, kacang goreng, keripik dan masih banyak lagi. Setidaknya tunggu sampai 5 hari dahulu baru bias mengonsumsi makanan ini.

Pantangan setelah membersihkan karang gigidi atas sangat perlu diperhatikan terlebih bagi Anda yang melakukan pembersihan karang gigi. Dengan menghindari berbagai pantangan di atas, kondisi gigi akan kembali cepat pulih seperti semula dan infeksi dapat dicegah.