Pantangan Makanan Setelah Operasi Caesar agar Luka Jahitan Bagus

Pantangan makanan setelah operasi caesar akan semakin mempermudah penyembuhan pasca melahirkan. Beda dengan cara melahirkan normal, melahirkan dengan caesar membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih.

Oleh karena itu, ada beberapa pantangan jenis makanan yang sebaiknya jangan dikonsumsi selama menunggu proses penyembuhan. Karena beberapa makanan dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan setelah melahirkan caesar.

Inilah daftar 6 pantangan makanan setelah operasi caesar

  1. Minuman berkafein dan Minuman Dingin (Es)

Hindari terlalu banyak mengonsumsi minuman berkafein contohnya seperti teh dan kopi karena terdapat kandungan yang bisa menyebabkan masalah pada pertumbuhan bayi. Selain itu, kafein memiliki sifat diuretik.

pantangan makanan setelah operasi caesar

  1. Makanan yang mengandung gas

Makanan yang mengandung gas seperti sayuran yang bisa menimbulkan gas pada pencernaan sebaiknya dihindari. Memang beberapa jenis sayur baik untuk dikonsumsi pasca melahirkan dan oleh ibu menyusui, tapi tidak semua jenis sayuran bagus untuk dimakan setelah caesar.

Hal ini karena peningkatan produksi gas di pencernaan dapat menekan perut sehingga bisa memicu rasa nyeri. Beberapa jenis sayuran tersebut antara lain lobak, brokoli, kembang kol, dsb.

  1. Makanan yang menyebabkan batuk

Batuk adalah salah satu aktivitas yang bisa mempengaruhi jahitan caesar dan dapat memicu rasa nyeri. Itulah sebabnya jangan mengonsumsi makanan yang meningkatkan resiko Anda untuk batuk, misalnya aneka macam gorengan, makanan dengan pemanis buatan, makanan yang disajikan dalam suhu dingin dan buah-buahan asam.

  1. Minuman berkarbonasi / bersoda

Selain minuman berkafein, minuman berkarbonasi juga bisa menimbulkan gas di pencernaan dan membuat perut terasa kembung, jadi sebaiknya harus dihindari. Ditambah lagi minuman ini kurang sehat bagi ibu dan bayi sebab terdapat pemanis buatan sehingga tak dianjurkan pada ibu yang menyusi.

  1. Makanan pedas

Makanan yang harus dihindari pasca operasi caesar adalah makanan pedas. Hal ini karena mengonsumsi makanan pedas berlebihan bisa mempengaruhi kondisi saluran pencernaan sehingga berpengaruh buruk pada perut. Tentunya kondisi ini akan membuat rasa kurang nyaman pada bekas jahitan caesar.

  1. Makanan penyebab sembelit

Mengejan adalah salah satu aktivitas yang bisa membuat rasa sakit pada bekas jahitan caesar. Itulah sebabnya Anda harus menghindari jenis makanan yang bisa menyebabkan sembelit saat mau BAB (Buang Air Besar).

Beberapa contoh makanan seperti itu ialah produk susu, daging merah, dan produk gula serta makanan-makanan dengan kandungan serat sedikit. Ganti makanan tersebut dengan jenis makanan yang kaya akan serat supaya proses BAB lebih lancar tanpa Anda perlu mengejan keras.

Cara mempercepat proses pemulihan pasca operasi caesar

Selain melakukan beberapa jenis pantangan di atas, maka ada baiknya Anda imbangi dengan asupan makan yang bernutrisi untuk mempercepat proses penyembuhan pada luka bekas caesar.

Contoh makanan mempercepat penyembuhan luka operasi caesar, antara lain seperti sayuran dan buah kaya antioksidan serta makanan-makanan yang kaya protein dan karbohidrat.

Pastikan pula Anda memperbanyak minum air putih supaya mencegah sembelit. Lalu jangan melakukan diet ketat karena diet ketat dapat memperlambat proses pemulihan pasca operasi caesar.

Baca juga:
Pantangan Makanan Calon Pengantin untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

Hal yang perlu dicatat oleh ibu setelah melakukan caesar selain pantangan makanan setelah operasi caesar di atas adalah untuk tidak melakukan aktivitas fisik yang terlalu berat.

Misalnya saja dengan menghindari membawa barang-barang berat, olahraga berat (berenang, aerobik, dll) serta sementara waktu jangan melakukan hubungan intim dengan pasangan. Ibu juga memerlukan waktu istirahat yang cukup sehingga Anda harus memastikan diri untuk memiliki waktu tidur yang berkualitas.