Pantangan Makanan Darah Tinggi (Hipertensi) agar Tidak Kumat Lagi

Pantangan makanan darah tinggi atau hipertensi merupakan hal yang penting sebab asupan makanan jadi salah satu faktor utama seseorang menderita penyakit ini. Konsumsi makanan yang benar akan mencegah darah tinggi kambuh dan sebaliknya.

Makanan yang kurang sehat bisa menyebabkan obesitas, padahal menjaga berat badan yang ideal juga dapat membantu mengontrol tekanan darah tinggi.

Pantangan makanan darah tinggi yang harus dijaga

  1. Makanan dengan kadar garam tinggi

Makanan dengan kadar garam tinggi jadi salah satu pantangan pertama bagi penderita hipertensi. Garam diketahui mengandung natrium yang jika kadarnya meningkat di dalam darah, maka hal tersebut juga berpengaruh terhadap tekanan darah.

Untuk mereka yang menderita tekanan darah tinggi sangat dianjurkan untuk tak mengonsumsi lebih dari 1500 mg natrium setiap harinya.

Pantangan Makanan Darah Tinggi

  1. Minuman dan makanan berkafein

Minuman ataupun makanan yang mengandung kadar kafein tinggi juga sebaiknya dihindari. Contohnya seperti minuman bersoda, kopi, teh dan cokelat.

Jenis minuman dan makanan tersebut mengandung kafein tinggi yang sangat buruk untuk kesehatan penderita tekanan darah tinggi karena kafein dapat menaikkan kadar tekanan darah meski hanya sementara.

  1. Makanan kemasan

Makanan kemasan seperti makanan beku yaitu nugget, pizza, dan sebagainya bisa berisiko meningkatkan garam di dalam ubuh dibandingkan makanan yang langsung dimasak dan disantap.

Garam mengandung natrium yang sangat berbahaya bagi penderita hipertensi. Lalu makanan kemasan seperti saus dan sup kaleng juga sebaiknya dihindari karena biasanya mengandung natrium tinggi hingga 900-2.000 mg.

Alternatifnya cari makanan sehat untuk penderita darah tinggi seperti saus atau sup yang rendah garam dan lebih baik yang langsung dibuat dari bahan segar.

  1. Makanan mengandung lemak trans dan lemak jenuh tinggi

Lemak trans dan lemak jenuh sudah jadi rahasia umum merupakan 2 musuh utama bagi penderita tekanan darah tinggi. Jenis makanan dengan kandungan tersebut misalya kulit ayam, daging merah, susu tinggi lemak dan mentega.

Pasalnya terlalu banyak konsumsi makanan berlemak trans dan jenuh tinggi bisa meningkatkan kandungan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Akibat kolesterol jahat naik maka akan memicu tekanan darah sehingga semakin rentan beresiko kena sakit jantung koroner.

  1. Sayur bersantan

Sayuran yang harus dihindari penderita tekanan darah tinggi adalah sayur yang dimasak dengan santan. Pada dasarnya semua sayuran sangatlah baik untuk dikonsumsi, namun yang membuatnya jadi kurang sehat adalah cara memasak.

Agar penyakit tak makin parah, maka hindari mengolah sayuran dengan santan, contohnya seperti sayur lodeh. Karena kandungan dalam santan dapat memicu tekanan darah tinggi.

  1. Makanan manis

Makanan manis yang ada di pasaran kebanyakan mengandung pemanis atau gula buatan. Konsumsi makanan manis dengan bahan ini bisa menaikkan berat badan secara cepat akhirnya memicu obesitas atau berat badan berlebih termasuk menambah kalori.

Itulah sebabnya bagi penderita hipertensi kurangi konsumsi makanan manis sebab bisa meningkatkan berat badan berlebih dan meningkatkan resiko tekanan darah tinggi.

Baca juga:
Pantangan Makanan D-dimer Tinggi agar Darah Tidak Membeku

Anda bisa melakukan pantangan makanan darah tinggi di atas dan ganti dengan makanan penurun darah tinggi. Beberapa contoh makanan penurun darah tinggi antara lain seperti buah-buahan dan sayuran. Buah yang baik yaitu buah jeruk, pisang, mengkudu, alpukat dan semangka seperti yang sudah disebutkan di atas.

Mengenai jenis sayurannya sendiri yang dianjurkan yaitu sayur bayam, bawang putih, tomat, seledri dan buncis. Namun, untuk sayuran yang diawetkan seperti acar, sawi asin, asinan dan sayuran kemasan kaleng sebaiknya dihindari.