Pantangan Makanan Bagi Ibu Hamil yang Hipertensi dan Preeklampsia

Pantangan makanan bagi ibu hamil yang hipertensi atau memiliki tekanan darah tinggi sebaiknya harus dijalani. Hal ini demi mencegah penyakit yang lebih parah seperti preeklamsia serta pembuluh darah yang menyempit.

Preeklamsia sendiri adalah suatu kondisi komplikasi kehamilan yang ditandai dengan gejala tekanan darah yang terus menerus naik. Jika hal ini terjadi maka bisa mengancam keselamatan baik ibu dan janin yang dikandungnya.

Daftar pantangan makanan bagi ibu hamil yang hipertensi

Diperlukan anjuran jenis makanan yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil yang punya risiko atau sedang mengalami darah tinggi, misalnya:

  1. Makanan tinggi garam

Saat mengonsumsi makanan, perhatikan kandungan garam di dalamnya. Ibu hamil penderita hipertensi sebaiknya tidak memakan makanan yang terlalu banyak mengandung garam. Sebaiknya menjaga rasa makanan sealami mungkin lebih baik bagi ibu yang sedang hamil.

pantangan makanan bagi ibu hamil yang hipertensi

Asupan garam begitu tinggi dapat mengganggu keseimbangan natrium yang dapat memicu retensi natrium. Ujung-ujungnya tekanan darah meningkat dan bisa terjadilah hipertensi.

Ibu hamil disarankan melakukan diet rendah garam, misalnya 3,75 hingga 7,5 gram atau menengah sekitar 1,25-3,75 gram dan berat kurang dari 1,25 gram per harinya tergantung kondisi tubuh.

  1. Minuman bersoda dan beralkohol

Minuman yang bersoda dan beralkohol memang sejak awal sangat tidak baik untuk kesehatan. Baik bagi ibu hamil serta janin. Ditambah lagi soda dan alkohol merupakan penyebab tekanan darah bisa naik. Tidak hanya menyebabkan tekanan darah tinggi, namun minuman seperti alkohol pun bisa merusak dinding pembuluh darah.

  1. Minuman berkafein

Tidak hanya minuman bersoda dan beralkohol, namun ibu hamil juga pantang mengonsumsi minuman berkafein. Kalau memang Anda hobi minum kopi atau teh yang mengandung kafein, maka batas aman ibu hamil mengonsumsinya hanya 200 mg per hari. Kafein juga tidak hanya terkandung dalam minuman saja, namun juga cokelat. Konsumsi kafein bisa memicu keguguran atau bayi yang dilahirkan memiliki berat badan rendah.

  1. Makanan setengah matang/ tidak matang

Pantangan makanan ibu hamil hipertensi adalah mengonsumsi makanan setengah matang atau bahkan yang tidak makan sama sekali. Hal ini karena makanan yang tidak dimasak dengan sempurna bisa beresiko adanya bakteri Salmonella, Listeria, E. Coli serta parasit Toxoplasma yang akan mengganggu kesehatan ibu serta janin. Makanan yang tidak dimasak juga bisa menyebabkan resiko tubuh keracunan hingga keguguran dan bayi lahir cacat.

  1. Daging merah

Daging merah diambil dari jenis hewan ternak besar yang rata-rata mengandung lemak tinggi yang kurang baik untuk jantung dan pembuluh darah. Bahkan menurut sebuah penelitian pun, daging merah yang dimasak dengan memakai minyak nabati/ margarin akan lebih banyak mengandung lemak sehingga sangat tidak dianjurkan dikonsumsi penderita darah tinggi khususnya ibu yang sedang hamil.

  1. Susu tidak berpasteurisasi

Ibu hamil memang dianjurkan untuk minum susu, tapi sebaiknya hindari konsumsi susu mentah. Proses pasteurisasi sendiri dilakukan untuk menghilangkan bakteri jahat dengan suhu panas. Kalau ibu hamil minum susu atau produk olahan yang belum dipasteurisasi maka bisa terkena risiko bakteri Listeria yang dapat menyebabkan penyakit dan keguguran.

Cara menurunkan tekanan darah tinggi pada ibu hamil selain melakukan pantangan di atas, yaitu dengan perbanyak konsumsi buah dan sayuran. Khususnya buah dan sayuran yang mengandung banyak kalsium dan magnesium.

Baca Juga:
Pantangan Makanan Asam Urat dan Kolesterol Tinggi Usia >40 Tahun

Dua mineral ini sangat baik bagi penderita tekanan darah tinggi. Selain itu, omega 3 juga baik untuk turunkan hipertensi. Demikian info tentang pantangan makanan bagi ibu hamil yang hipertensi, semoga bermanfaat.