Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
hamilplus.com

Minum Larutan Penyegar Saat Hamil, Apakah Ada Efeknya buat Janin?

Minum larutan penyegar saat hamil apakah aman bagi kesehatan ibu hamil dan janin? Pertanyaan ini mungkin terbesit di pikiran Anda para wanita yang sedang mengandung. Pada umumnya, kondisi ibu hamil yang mengalami perubahan bentuk tubuh akan membuat mereka lebih sering merasa kegerahan. Bahkan panas dalam juga sering muncul sehingga ibu hamil sering membutuhkan minuman larutan penyegar untuk mengatasi panas dalam.


Apakah boleh minum larutan penyegar saat hamil?

Asupan yang kaya akan nutrisi tentu saja dapat meningkatkan kesehatan baik ibu hamil maupun buah hati yang dikandung. Termasuk pemilihan minuman yang harus dilakukan hati-hati. Kondisi kehamilan banyak membuat para ibu hamil merasa gerah atau bahkan dehidrasi. Demi mengatasi itu semua, konsumsi larutan penyegar sering dijadikan pilihan. Lalu bolehkah ibu menyusui minum larutan penyegar? Bagaimana pula bagi ibu hamil?

minum larutan penyegar saat hamil, bolehkah ibu menyusui minum larutan penyegar, bahaya minum larutan penyegar, ibu menyusui aman minum larutan

Jawabannya memang diperbolehkan asalkan produk larutan penyegar yang dikonsumsi adalah produk yang aman dan legal. Namun konsumsi larutan penyegar tersebut juga tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena harus sesuai dosis yang tertera dan tidak boleh dikonsumsi secara terus menerus. Agar lebih aman konsultasikan masalah kegerahan atau panas dalam pada dokter supaya dapat diberikan resep yang memang sesuai dan aman untuk dikonsumsi.

πŸ“‹ Recommended  Redoxon untuk Ibu Hamil, Adakah Efeknya buat Bumil / Janin?

Resep larutan penyegar tradisional yang aman untuk ibu hamil

Apabila Anda takut dengan bahaya minum larutan penyegar khususnya di waktu hamil, maka cobalah beberapa resep larutan penyegar alami yang mudah dibuat dan aman untuk dikonsumsi berikut:

  1. Rebusan kacang hijau dan jahe

Resep tradisional pertama yang dapat digunakan secara efektif untuk mengatasi panas dalam pada saat hamil adalah rebusan kacang hijau yang dikombinasi dengan jahe. Kombinasi kedua bahan ini akan mampu meminimalisir kegerahan atau panas dalam yang biasa dirasakan ibu hamil secara efektif tanpa efek samping negatif apapun.

  1. Kombinasi sari tebu dan alang-alang

Ramuan tradisional kedua yang dapat dijadikan larutan penyegar adalah kombinasi sari tebu dengan alang-alang. Tinggal ambil saja air perasan tebu kemudian dicampur dengan alang-alang secukupnya. Konsumsi kombinasi kedua bahan ini sangat efektif dalam mengatasi panas dalam ibu hamil.

  1. Jus labu kuning dan pepaya

Ibu hamil maupun ibu menyusui aman minum larutan yang dibuat sendiri dari bahan alami. resep larutan alami yang selanjutnya adalah jus labu kuning yang dikombinasi dengan pepaya. Campurlah sedikit gula ke dalam kombinasi jus ini. Jus labu kuning kombinasi pepaya ini sangat baik dikonsumsi setiap hari oleh ibu hamil untuk mengusir panas dalam.

  1. Rebusan rambut jagung dan jahe

Jahe tidak hanya dapat dikombinasikan dengan kacang hijau saja untuk dijadikan sebagai larutan penyegar alami yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Jahe yang direbus dengan rambung jagung kemudian dikonsumsi air rebusannya ternyata juga dapat dijadikan sebagai larutan penyegar tradisional bagi para ibu hamil dan menyusui yang tidak menimbulkan efek samping negatif.

  1. Ramuan kelapa hijau dan madu

Banyak yang menyamakan khasiat kelapa hijau hampir sama dengan lasegar tapi lebih aman untuk ibu hamil dan menyusui. Cara membuatnya dengan menyediakan 1 gelas kelapa hijau yang dicampur dengan 2 sendok makan madu. Kemudian minum 2 kali sehari sampai panas dalam sembuh.

πŸ“‹ Recommended  Yakult Untuk Ibu Hamil, Aapakah Ada Resikonya buat Rahim dan Janin?

Ternyata minum larutan penyegar saat hamil tanpa anjuran atau resep dokter dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan sang ibu serta janin apalagi jika dikonsumsi secara berlebihan. Jika memang terpaksa harus mengonsumsi larutan penyegar, sebaiknya konsumsi dalam dosis yang wajar dan tidak terus menerus.

✰ advertisement ✰