Cara Menggunakan Kartu Indonesia Sehat di Puskesmas atau RS

Cara menggunakan kartu Indonesia sehat sebenarnya sudah berkali-kali disosialisasikan oleh pemerintah. Namun karena mungkin belum dilakukan secara menyeluruh, masih banyak masyarakat yang ternyata belum mengetahui bagaimana cara menggunakannya.

Kartu Indonesia Sehat merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat khususnya dalam hal kesehatan. Perolehan Kartu Indonesia Sehat ternyata membutuhkan beberapa persyaratan dan prosedur yang harus dilakukan baik dalam pembuatannya maupun dalam penggunaannya di fasilitas kesehatan.

Tips dan Cara Menggunakan Kartu Indonesia Sehat

Kartu Indonesia Sehat dapat digunakan di fasilitas kesehatan yang sesuai pilihan dan yang telah tertera pada kartu tersebut. Yang menjadi faskes atau fasilitas kesehatan pada umumnya antara lain puskesmas, klinik kesehatan hingga praktek dokter pribadi. Apabila pasien membutuhkan penanganan lanjut, barulah faskes akan memberikan rujukan.

Cara menggunakan kartu Indonesia sehat

Berikut ini terdapat tips dan cara menggunakan KIS di puskesmas atau faskes lainnya.

  • Jangan lupa membawa serta KIS

Pertama-tama, jangan sekali-kali lupa untuk membawa Kartu Indonesia Sehat atau KIS pada saat berobat ke fasilitas kesehatan tingkat I seperti Puskemas, klinik atau dokter pribadi. KIS merupakan bukti kepemilikan dan kelayakan pelayanan yang semestinya diperoleh oleh pemilik kartu. Jika KIS sampai lupa, maka pelayanan sebagai pemilik kartu pun tidak dapat dilakukan.

  • Jangan salah menuju loket

Karena terdapat beberapa layanan yang dapat digunakan saat ini, biasanya loket pendaftarannya pun dibedakan. Untuk itu, jangan sampai salah memilih loket pendaftaran. Perhatikan dahulu dengan seksama nama atau jenis loket pendaftarannya. Apabila merasa ragu, sebaiknya bertanya pada petugas untuk memperoleh penjelasan yang lebih tepat.

  • Ceritakan apa yang dirasakan dan kondisi secara mendetail

Pada saat sudah mendaftar, pasti akan menunggu antrian untuk dapat bertemu dokter dan dilakukan pemeriksaan. Untuk itu, pada saat dilakukan pemeriksaan ceritakan apa yang dirasakan dan kondisi secara detail pada dokter. Degan begitu, dokter akan secara maksimal mengetahui langkah pengobatan yang paling tepat untuk dilakukan setelah menggunakan cara mendapatkan Kartu Indonesia Sehat ini.

  • Jangan lupa mengantre obat

Berobat menggunakan KIS di faskes tingkat I nampaknya memiliki skema pelayanan terbaru. Skema ini dilakukan dengan memisahkan proses pendaftaran, pemeriksaan, pembayaran dan antre obat. Setelah pemeriksaan, biasanya dokter hanya akan memberikan resep.

Resep tersebut hendaknya disampaikan pada apotek yang terdapat pada faskes tersebut. Untuk itu, jangan lupa untuk menebus obat pada apotek yang telah disediakan. Apabila kondisi kesehatan sudah agak parah, maka dokter akan memberikan rujukan.

  • Jika hendak meminta rujukan, lengkapi semua persyaratannya

Apabila sakit yang diderita membutuhkan penanganan lebih lanjut, tentu saja rujukan sangat diperlukan untuk menuju faskes tingkat selanjutnya yakni faskes tingkat II. Perlu diketahui bahwa masa berlaku Kartu Indonesia Sehat akan tertera pada kartu. Namun KIS nampaknya berlaku seumur hidup asalkan masih rutin dalam melakukan pembayaran setiap bulannya baik pembayaran pribadi maupun yang ditanggung oleh pemerintah.

Apabila hendak meminta rujukan, sebaiknya persiapkan beberapa dokumen untuk mempermudah proses pendaftaran dan pemeriksaan di faskes selanjutnya. Beberapa dokumen tersebut antara lain fotokopi KK dan KTP, fotokopi KIS serta surat rujukan dari puskesmas atau faskes tingkat I lainnya.

Operasi Katarak di RSUD Menggunakan BPJS

Beberapa tips serta cara menggunakan Kartu Indonesia Sehat di atas tentu sangat perlu diperhatikan supaya proses penggunaannya lancar. Kesehatan merupakan anugerah yang sangat berharga. Meski begitu, tidak ada salahnya untuk segera mengurus dan membuat KIS untuk mensukseskan program pemerintah.