Bayi 1 bulan ngorok tidak bisa dijadikan sebagai indikasi bayi mengalami gangguan kesehatan karena sistem imunitas yang lemah. Sayangnya bagi orang tua baru, ngorok pada bayi terkesan tidak normal dan langsung memicu cemas berlebihan. Padahal tidak selamanya ngorok mengindikasikan penyakit.
Paru-paru bayi yang baru lahir memang belum sematang orang dewasa. Walaupun mengkhawatirkan, suara ngorok saat bayi tidur termasuk kondisi abnormal. Terkecuali jika ngorok dijadikan kebiasaan berkelanjutan oleh bayi, orang tua baru boleh merasa cemas.
Penyebab Bayi 1 Bulan Ngorok
- Gas yang Masuk Saat Minum Susu
Suara dengkuran pada bayi berasal dari gas yang ada dalam perut yang tidak sengaja masuk saat bayi minum susu dari ASI atau botol.
Kebiasaan bayi minum susu bisa menjadi penyebab tubuh menghasilkan gas dan memberikan tekanan di perut. Tidak beda jauh dengan orang dewasa, rasa tidak nyaman akibat tekanan gas bisa dirasakan juga oleh bayi 1 bulan.
Yang membedakan orang dewasa dan anak-anak dapat mengeluarkan gas melalui sendawa. Beda dengan bayi yang kebanyakan belum bisa sendawa sehingga gas tersebut dialihkan melalui dengkuran.
- Otot Perut Bayi Lemah
Bayi 1 bulan tidur ngorok bisa juga disebabkan karena otot perut yang lemah. Bayi tidak mampu merilekskan otot perut dan otot dasar panggul untuk memindahkan feses dan gas ke sistem pencernaan terakhir. Sehingga gas yang terkumpul dalam tubuh disalurkan ke glotis yang selanjutkan menghasilkan suara dengkuran bayi.
Butuh beberapa bulan agar bayi bisa BAB dan kentut tanpa mendengkur saat tidur. Orang tua tidak perlu khawatir karena ini termasuk kondisi normal.
- Saluran Pernapasan Kecil
Banyak orang tua yang bertanya, apa penyebab anak bayi tidur mendengkur? salah satu penyebabnya adalah pernapasan bayi yang kecil. Suara ini akan menghilang ketika saluran pernapasan membesar.
Cara Mengatasi Bayi Ngorok
Salah satu cara menghilangkan ngorok pada bayi adalah dengan memeriksa popok bayi, karena bisa jadi bayi sedang BAB. Atau bisa dengan memperbaiki posisi tidur bayi dari yang telungkup menjadi telentang.
Orang tua wajib memperhatikan seluruh aktivitas yang dilakukan oleh bayi terutama saat mereka tidur. Meskipun normal, kebiasaan ngorok bisa jadi pertanda kesehatan seperti asma, sepsis, pneumonia, meningitis dan gagal jantung.
Tapi, jika bayi ngorok terus di setiap tarikan napasnya, orang tua perlu melakukan konsultasi pada dokter agar tidak terjadi gangguan kesehatan yang serius dan berbahaya. Baca juga: Bayi 1 Bulan Rewel? Inilah Penyebab dan 2 Cara Mengatasinya
Itulah informasi tentang bayi 1 bulan ngorok, kondisi yang normal terjadi karena sistem pernapasan bayi yang belum sempurna. Terus pantau kebiasaan ngorok bayi agar tidak kecolongan, karena ngorok pada bayi juga bisa menjadi indikasi awal dari penyakit serius. Jika memang demikian maka saatnya untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.