Vaksin untuk Bayi Baru Lahir, Apa Saja Jenis dan Manfaatnya?

Vaksin untuk Bayi Baru Lahir. Menjadi orang tua bukanlah hal yang mudah. Apalagi menjadi orang tua yang baru. Setelah bayi kita lahir ke dunia, tugas kita sebagai orang tua barulah dimulai. Ya, dimulai untuk merawat, mendidik, dan juga menjaganya dengan sangat baik.

Bagian yang terpenting dimulai dengan merawat bayi yang baru lahir. Merawat bayi yang baru lahir tidak hanya sekedar memberinya ASI, mengganti popok, dan menidurkannya saja. Melainkan juga memberikan vaksin dan imunisasi untuk bayi kita.

Pada awal kelahiran, sistem imun atau kekebalan bayi sudah ada secara alami dari ASI yang diberika ibu kepada si bayi. Namun, sistem proteksi tersebut hanya bersifat sementara dan hanya untuk penyakit tertentu. Dengan begitu, bayi yang sangat rentan terhadap penyakit, haruslah diberikan sistem proteksi yang terbaik. Nah, disinilah fungsinya vaksin dan imunisasi bagi bayi kita. Sebagai orang tua kita wajib mengetahui jenis vaksin untuk bayi baru lahir.vaksin untuk bayi baru lahir

Seperti yang kita ketahui bahwa ada banyak jenis vaksin untuk bayi baru lahir. Pada dasarnya imunisasi ataupun vaksin itu ada bagiannya masing-masing disesuaikan dengan umur si bayi. Cara pemberiannya pun, ada yang dengan disuntikkan dan juga meneteskan ke dalam mulut bayi. Vaksin sendiri merupakan sejenis kuman atau bakteri yang telah dilemahkan.

Setelah vaksin atau kuman tersebut dimasukkan ke dalam tubuh bayi, maka tubuh bayi akan bereaksi dengan membentuk sebuah sistem kekebalan sendiri dan melawan si kuman. Dengan imunisasi atau vaksinisasi ini tubuh bayi akan disiapkan mengenali penyakit tertentu yang dapat mengancamnya.

Berikut ini tiga jenis vaksin untuk bayi baru lahir seperti:

  1. Hepatitis B

Manfaatnya adalah untuk mencegah penyakit hepatitis B yang dapat menyerang hati. Vaksin ini disuntikkan di paha dan diberikan pada bayi baru lahir dalam 12 jam pertama yang diberikan 3 kali dalam jangka 6 bulan.

  1. Polio

Vaksin polio diberikan untuk mencegah penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan pada kakinya. Caranya adalah diteteskan di mulut dan diberikan 3 kali dengan selang waktu 6-8 minggu.

  1. BCG

Manfaat dari vaksin BCG ini adalah untuk mencegah penyakit tuberkulosis (TB) yang disuntikkan di lengan atas menjelang bayi dibawa pulang ke rumah. Vaksin ini penting karena biasanya penyakit TB ini dapat menjalar ke bagian organ lainnya yang bisa menimbulkan komplikasi.

vaksin untuk bayi baru lahir

Dapat kita ketahui bersama bahwa anak yang baru lahir ini perlu diberikan vaksin guna menambah kekebalan tubuhnya. Bayi yang baru lahir tersebut memang rentan terhadap penyakit sehingga harus dilakukan pencegahan dengan baik melalui pemberian vaksin tersebut.

Usia Ideal Bayi Mulai Bisa Tengkurap dan Merangkak

Seiring pertumbuhan bayi, tentunya masih banyak imunisasi yang harus diberikan sesuai dengan umurnya dan termasuk wajib untuk diberikan. Nah, setelah mengetahui jenis vaksin untuk bayi baru lahir tersebut sebaiknya usahakan bayi Anda mendapatkannya guna menunjang masa pertumbuhannya nanti.