Daftar isi [720+ Artikel]

Metode Untuk Mengetahui Usia Kehamilan

Usia kehamilan menjadi salah satu hal penting yang perlu diketahui oleh seorang calon ibu, namun pengetahuan untuk menghitung usia kehamilan ini masih belum banyak diketahui oleh para ibu-ibu. Dengan mengetahui masa kehamilan banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh, karena hal ini akan mempengaruhi terhadap tindakan apa yang harus dilakukan calon ibu, misalnya pola makan, aktivitas yang seperti apa yang sebaiknya dilakukan, kapan melakukan pemeriksaan kandungannya dan lain sebagainya.

Dalam setiap perkembangan usia kehamilan dari bulan ke 1, 2 dan seterusnya pada tiap bulan pasti ada hal-hal yang harus dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan karena ini menyangkut pertumbuhan dan perkembangan pada janinnya , seorang ibu harus rutin tiap bulan untuk memeriksakan kandungannya kepada bidan ataupun dokter, karena untuk menjaga kehamilan yang berkwalitas, sehat, dan bisa melahirkan buah hati yang sehat juga.

Saat ini yang  banyak terjadi untuk menghitung usia kehamilan masih menggunakan jasa dokter atau bidan, memang hal ini sangat dianjurkan demi keakuratan hasil perhitungan, selain itu bisa menggunakan USG untuk mengetahui secara detail mulai dari ukuran janin, bentuk, posisi dan sebagainya.

Tidak ada salahnya jika seorang ibu mencoba untuk menghitung sendiri usia kehamilan, ada beberapA cara yang bisa digunakan oleh ibu hamil dalam menghitung usia kehamilannya dan bisa menghasilkan akurasi yang cukup baik. Namun sebelumnya akan membahas dulu tentang  beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghitung usia kehamilan, serta apa saja yang harus dilakukan ibu hamil saat mencapai usia kehamilan tertentu.

Beberapa cara yang dilakukan untuk mengetahui usia kehamilan:

Dengan melihat jadwal menstruasi dan rumus

Hal yang dibutuhkan jika menggunakan metode ini adalah dengan mengetahui siklus menstruasi. Dengan menggunakan sebuah rumus dokter bisa menentukkan usia atau masa kehamilan, namun sayangnya rumus ini hanya bisa diterapkan pada ibu-ibu yang mempunyai jadwal menstruasi rutin antara 28 – 30 hari. Rumus tersebut bernama  Naegele, teknisnya yaitu hari ditambahkan 7, bulan dikurangi 3, dan tahun ditambahkan 1.

Contohnya adalah sebagai berikut: misal hari terakhir menstruasi tanggal 25 April 2011 maka diperkirakan persalinan akan terjadi pada tanggal 2 Februari 2012, dan segai catatan ada beberapa bulan yang tidak bisa dikurangi 3 yaitu bulan Januari sampai Maret, maka jumlah bulan akan ditambahkan dengan 9 namun tahun nya tetap (tidak ditambahkan).

Namun hanya 5 % dari perhitungan rumus ini yang sesuai karena tanggal kelahiran bisa melesat lebih cepat 7 hari atau terlambat 7 hari.

Mendeteksi gerakan janin

Gerakan janin akan terasa pada usia kehamilan antara 18-20 minggu, ini untuk kehamilan yang pertama, sedangkan untuk kehamilan yang kedua antara minggu 16 – 18.

Mengukur tinggi puncak rahim

Dokter atau bidan akan memeriksa puncak rahim pada area dinding perut dan mengukur jaraknya dari kemaluan , berapa jarak tingginya dari hasil ukur menentukan lamanya usia kehamilan, jika jarak tinggi nya adalah 28 cm maka usia kehamilan mencapai 28 minggu, tinggi maksimalnya adalah 36 cm yaitu usia kehamilan mencapai 36 minggu atau kurang lebih 9 bulan.

Walaupun usia kehamilan lebih dari 36 minggu akan tetapi tinggi maksimal tetap 36cm, jika lebih dari itu ada kemungkinan janin membesar seperti mengandung anak kembar.

Menggunakan ukuran jari

Pengukuran ini hanya bisa dilakukan jika kondisi ibu yang hamil tidak mempunyai berat badan yang berlebihan, caranya adalah dengan menempelkan 2 jari diantara tulang kemaluan dan perut, jika jaraknya masih dibawah pusar makan setiap penambahan 2 jari berarti bertambah 2 minggu.

Menggunakan USG

Cara yang paling mudah dilakukan karena menggunakan alat atau USG langsung untuk mendeteksi janin dan memiliki tingkat keakuratan yang cukup tinggi. Perkembangan dan bentuk janin bisa dilihat langsung di dalam monitor.

Apa yang  terjadi denga janin pada bulan – bulan usia kehamilan anda?

Saat usia janin 3 bulan, pada saat ini bisa dikatakan janin sudah berbentuk manusia, dengan organ yang lengkap seperti jari, kaki, kuku, bakal gigi dan lain-lain, maka dari itu ada larangan keras untuk tidak melakukan aborsi jika usia janin sudah lebih dari 3 bulan. Namun untuk jenis kelamin pada usia ini belum begitu jelas, pada usia ini janin juga sudah mulai menelan dan bernafas.

Pada usia kehamilan 4  bulan, pada saat ini janin sudah mulai dewasa dan sudah bisa berkembang dengan inderanya , dan bentuk dari wajah janin sudah terlihat. Janin juga sudah bisa mulai mendengar suara-suara dari luar.

Pada usia kehamilan 5 bulan, janin mulai mengenali kondisi lingkungan sekitar dan merasakan berbagai sensasi dan bisa bergerak-gerak, walaupun belum bisa membuka mata namun sudah bisa menerima cahaya dari luar.

Usia kehamilan 6 bulan, janin mengalami masa pembentukkan tulang  saat ini janin sudah tidak bisa bergerak dengan leluasa karena rahim sudah penuh dengan janin  yang terus membesar, namun janin bisa merasakan apa yang dirasakan oleh ibu walaupun itu adalah kondisi emosional, karena hormon sang ibu bisa menembus dinding plasenta.

Usia kehamilan 7 bulan, perkembangan otak terjadi dengan pesat dan mulai terdapat lemak, dan saat ini adalah masa – masa emas buat bayi nanti hngga usia 5 tahun.

Usia kehamilan 8 bulan, saat ini semua indera sudah berfungsi, dengan ukuran sekitar 45 -50 cm dan berat 1.8 kg dan sudah memiliki rangsangan saraf, dan menerima hal apapun dari luar.

Usia kehamilan 9 bulan, janin bisa dikatakan sempurna hanya menunggu saat yang tepat untuk keluar kedunia, yang dilakukan oleh sang ibu adalah mensuplai energi untuk bayi dan energi untuk ibu saat melahirkan nanti.