Pola Tidur Bayi Usia 0-12 Bulan yang Benar

Pola tidur bayi bisa jadi satu hal yang mengganggu banyak orang tua. Hal itu karena banyak orang tua yang berpendapat bahwa bayi tidak mempunyai pola tidur yang tetap, terutama pada usia di bawah sembilan bulan. Terkadang bayi tidur lelap di malam hari, tetapi terkadang bayi terbangun dan menangis dengan keras di malam hari.

Pada dasarnya, jika anda tahu tahapan tidur yang dialami oleh bayi anda, maka anda tidak perlu khawatir dengan pola tidur bayi anda. Hal itu karena pola tidur dengan tahapan tidur bayi anda bisa dikatakan sebagai dua hal yang saling berkaitan satu sama lain. Maka dari itu, tidak ada salahnya anda mempelajari tentang tahapan tidur yang biasanya dialami oleh bayi anda.

Pola Tidur Bayi Berdasarkan Tahapannya

Perlu anda ketahui, pada dasarnya bayi mempunyai tahapan tidur yang hampir mirip dengan orang dewasa. Tahapan awal biasanya diawali dengan mengantuk hingga kemudian tertidur dan terbangun. Walau begitu, ada sedikit perbedaan yang mendasar antara tahapan tidur bayi dengan orang dewasa pada umumnya, terutama pada saat di mana bayi mulai tertidur.

Ada dua fase dalam tahapan ini yang bisa anda perhatikan. Pada tiga bulan pertama, bayi akan sering mengalami masa tidur ringan, di mana bayi akan menutup matanya tetapi tetap mengeluarkan sedikit suara rintihan atau tangisan. Tahap ini bisa dikatakan sebagai tahap penting karena biasanya seorang ibu akan langsung menggendong anaknya. Sayangnya, hal ini adalah hal yang seharusnya tidak boleh dilakukan.pola tidur bayipola tidur bayi 3 bulan, pola tidur bayi 2 bulan, pola tidur bayi 5 bulan, pola tidur bayi 4 bulan, pola tidur bayi 6 bulan, pola tidur bayi 10 bulan, pola tidur bayi usia 3 bulan, pola tidur bayi 1 bulan, pola tidur bayi 1 tahun

pola tidur bayi 4 bulan, pola tidur bayi 6 bulan, pola tidur bayi 10 bulan

Pola Tidur Bayi

Menggendong bayi saat bayi tersebut memasuki tahap tidur ringan bisa membangunkannya karena ini adalah tahap awal menuju tidur yang lelap. Anda sebaiknya memperhatikan keadaan bayi anda tanpa membuat suara sedikitpun supaya tidak ada rangsangan yang bisa menyadarkan bayi dari tahap tidur ringannya.

Jika tahap tidur ringan dalam pola tidur bayi ini sudah dilewati, maka bayi tentu akan memasuki tahap tidur lelap. Ini adalah tahap yang paling dinantikan oleh kebanyakan ibu supaya mereka bisa mempunyai sedikit waktu untuk beristirahat.

Setelah memasuki tahap tidur, hal penting lainnya yang harus diperhatikan adalah tahap saat bayi anda terbangun. Ada dua hal yang harus anda perhatikan dalam tahapan ini. Yang pertama adalah bangun dalam keadaan tenang dan yang kedua adalah bangun dalam keadaan yang gelisah, atau langsung menangis.

Keadaan yang gelisah biasanya terjadi karena bayi merasa tidak nyaman dengan kondisi dirinya atau sekitarnya saat terbangun. Maka dari itu, tidak ada salahnya anda memastikan keadaan sekitar terlihat tenang dan nyaman saat bayi anda terbangun. Jangan berikan respons yang terlalu mendadak saat bayi anda membuka matanya karena hal ini bisa memberikan rangsangan yang tidak nyaman yang akan merusak pola tidur bayi.