Kapan Tes Kehamilan Dilakukan Agar Hasilnya 100% Akurat

Setiap pasangan suami istri pasti penasaran dengan kapan tes kehamilan dilakukan. Kehamilan merupakan momen penting yang selalu ditunggu-tunggu oleh pasangan suami istri yang baru menikah. Saat ini banyak sekali alat tes uji kehamilan yang dijual di apotek-apotek dengan model dan harga yang bervariasi. Tetapi kapan waktu yang tepat untuk menguji kehamilan?

Kapan Tes Kehamilan Dilakukan?

Sebagian besar wanita merasa bingung kapan waktu melakukan tes uji kehamilan yang tepat dan baik. Tes kehamilan setelah berhubungan dapat dilakukan sesegera mungkin dan bahkan pada hari pertama saat terlambat menstruasi. Ada beberapa jenis testpack yang dapat mendeteksi adanya kehamilan sedini mungkin karena tingkat sensivitasnya yang cukup tinggi sehingga dapat digunakan delapan hari setelah terjadinya pembuahan.kapan tes kehamilan dilakukan, tes kehamilan setelah berhubungan, kapan tes kehamilan sebaiknya dilakukan, test pack kehamilan, jenis uji kehamilan

Kapan tes kehamilan sebaiknya dilakukan? Waktu pengecekan dapat dilakukan kapan saja tidak terbatas hanya pada waktu pagi hari saja yang sering diberitakan oleh masyarakat. Bisa dilakukan padai pagi, siang, sore ataupun malam. Hal penting yang harus diperhatikan yaitu lakukan pengujian 7 hari setelah berhubungan badan, karena jika dilakukan terlalu dini maka belum ada pembuahan. Pastikan urine tidak tercampur dengan zat lain dan wadah urine bersih dari zat-zat yang dapat mencemari urine seperti sabun dan air sehingga dapat mempengaruhi keakuratan hasil testpack.kapan tes kehamilan dilakukan, tes kehamilan setelah berhubungan, kapan tes kehamilan sebaiknya dilakukan, test pack kehamilan, jenis uji kehamilan

Testpack Alat Uji Kehamilan

Seseorang dapat melakukan uji kehamilan dengan menggunakan testpack yang banyak tersedia di apotek. Testpack merupakan alat yang digunakan untuk menguji kehamilan dengan menggunakan urine. Jika urine mengandung hormon hCG yaitu hormone yang diproduksi setelah sel telur mengalami pembuahan oleh sperma, maka urine yang mengandung hCG akan menunjukkan hasil positif hamil.

Wanita yang dalam keadaan hamil akan memproduksi hormon hCG dalam jumlah yang besar dan hormon ini akan semakin meningkat setiap 2 hingga 3 hari setelah enam hari pembuahan sel telur oleh sperma.

Jenis-Jenis Tes Uji Kehamilan

Ada dua jenis uji kehamilan yang dapat dilakukan oleh seorang wanita yaitu menggunakan urine dan darah. Pada umumnya wanita menggunakan testpack yang menggunakan sampel urine karena lebih mudah digunakan dan dapat dilakukan di rumah secara pribadi. Selain itu, testpack yang menggunakan sampel urine banyak disediakan di apotik sehingga mudah untuk didapatkan.

Testpack yang menggunakan sampel darah hanya bisa dilakukan dengan bantuan ahli medis seperti dokter sehingga membutuhkan biaya yang lebih besar jika dibandingkan dengan testpack menggunakan sampel urine. Testpack sampel darah memiliki tingkat keakuratan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan testpack sampel urine sehingga wajar jika biayanya lebih tinggi dan hasilnya lebih lama. Jika Anda ingin melakukan tes uji kehamilan dengan sampel darah maka segera kunjungi klinik terdekat.kapan tes kehamilan dilakukan, tes kehamilan setelah berhubungan, kapan tes kehamilan sebaiknya dilakukan, test pack kehamilan, jenis uji kehamilan

Cara Menggunakan Testpack yang Tepat

Hampir semua testpack memberikan instruksi yang sama dalam penggunaannya. Kapan tes kehamilan dilakukan bisa dengan sampel urine dan berikut caranya:

  1. Tampung urine secukupnya pada wadah yang bersih dan tidak terkontaminasi dengan bahan lain seperti sabun dan air
  2. Masukkan testpack pada urine
  3. Tunggu hingga beberapa menit
  4. Stik testpack akan menunjukkan garis sebagai hasil tes kehamilan, jika muncul garis dua dan terang maka Anda positif hamil dan jika hanya muncul 1 garis saja maka Anda tidak hamil. Tetapi, ada beberapa kasus error dalam menggunakan testpack yang disebabkan oleh kerusakan alat atau rendahnya hormon hCG pada wanita sehingga kehamilan tidak dapat terdeteksi. Jadi sebaiknya gunakan lebih dari 1 testpack untuk mematikan hasilnya.
  5. Lakukan uji kehamilan kembali seminggu setelahnya untuk memastikan hasil testpack semula.

Bagaimana Cara Menghitung Usia Kehamilan.

Ada 2 metode, yang pertama adalah dengan menghitung dari Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT). Cara HPHT adalah menghitung UK (usia kehamilan). Misal bunda terakhir haid tanggal 1 januari, dan sekarang tanggal 5 februari, maka usia kehamilan anda adalah 36hari/7hari atau 5minggu 1hari

Cara yang kedua adalah dengan melakukan USG di trimester pertama. Cara USG adalah menghitung usia janin. yang dijadikan acuan usia janin berdasarkan besar/berat/panjang janin.

Biasanya cara HPHT dengan USG akan berbeda, selisih 2-4 minggu, bisa maju bisa mundur. Lalu Perhitungan mana yang bisa dijadikan acuan ? Jika siklus haid anda teratur maka bisa menggunakan metode HPHT, jika siklus bunda tidak teratur, maka periksakan kandungan anda menggunakan ultrasound (USG) pada trimester pertama.

Makanan Yang Mengandung Asam Folat Tinggi

Bagaimana cara memperkirakan hari kelahiran (HPL)

Setelah bunda bisa menentukan HPHT, maka digunakan rumus 73(1). Caranya adalah dengan menambah 7 pada tanggal, mengurangi 3 pada bulan, menambah 1 pada tahun. Misal haid terakhir pada tanggal 17 Agustus 2016, maka hari perkiraan lahirnya adalah tanggal 17+7=24, bulan Mei, tahun 2017

Demikian informasi seputar testpack dan kapan tes kehamilan dilakukan sehingga dapat diperoleh hasil yang akurat.