Daftar Isi HamilPlus.Com (730+ Artikel)

Hamil 31 Minggu Sering Kontraksi? Bayi Melintang?

Memasuki usia hamil 31 minggu, maka perkembangan janin di dalam rahim Anda akan mengalami banyak proses dan pertumbuhan baik untuk organ-organ maupun pergerakan tubuhnya.

Bahkan Anda sekarang boleh memanggil buah hati di dalam kandungan tidak lagi sebagai janin tetapi sebagai bayi sebab bentuk tubuh beserta organ-organ yang hampir terbentuk secara sempurna.

Usia kehamilan 31 minggu berarti Anda berada pada periode hamil 7 bulan terakhir yang merupakan momen-momen paling penting sebab jantung dan paru-paru bayi sebagai organ vital telah terbentuk dan dapat bekerja dengan sebagaimana mestinya.hamil 31 minggu

Perkembangan janin di usia hamil 31 minggu

Apa yang terjadi baik pada ibu maupun janin setelah memasuki masa kehamilan 7 bulan terakhir ini? Untuk ibu, Anda mungkin akan mengalami kenaikan berat badan sekitar 450 gram hanya dalam waktu seminggu tetapi hal tersebut adalah normal. Selain itu, Anda juga akan mulai merasakan gerakan-gerakan yang dilakukan oleh sang buah hati seperti tendangan-tendangan kecil maupun saat bayi menggeliat di dalam tubuh.

Pada tahap ini ibu akan mulai mengalamai sedikit susah bernafas sebab bayi yang terus tumbuh besar di dalam kandungan Anda akan menekan diafragma yang mengarah pada paru-paru. Untuk Anda yang memiliki tinggi badan lebih pendek mungkin akan lebih mudah bernafas dibandingkan dengan mereka yang bertubuh tinggi.

Jika Anda merasakan kesulitan untuk bernafas seperti terangah-engah, maka cobalah tarik nafas panjang yang dalam kemudian lepaskan. Tidak perlu khawatir karena di minggu mendatang saat Anda memasuki masa kehamilan 9 bulan (37 atau 38 minggu), maka bayi akan mulai turun ke area pinggul sehingga Anda akan jadi lebih mudah untuk menarik nafas.hamil 31 minggu gambar kondisi janin di dalam rahim

Posisi bayi di usia hamil 31 minggu

Posisi bayi di usia hamil 31 minggu ini seharusnya mulai berada pada letak yang benar untuk siap dilahirkan, namun ia akan berada di posisi seperti duduk dengan kaki yang terlipat untuk beberapa minggu ke depan.  Lengan atau tangan dan kakinya akan terus mengalami pertumbuhan dan menyesuaikan dengan besar kepala bayi. Dengan pertumbuhan dan perkembangan ke arah sempurna, jari-jari tangan maupun kakinya akan terus bergerak-gerak.

Dia juga mulai dapat menggerakkan kepalanya dari satu posisi ke posisi yang lain. Kulit bayi juga akan tumbuh makin halus dan lembut, sedangkan lunago akan semakin menipis dengan sendirinya. Lunago merupakan rambut-rambut halus yang tumbuh di tubuh bayi dimana akan menghilang dengan sendirinya setelah beberapa lama bayi dilahirkan.hamil 31 minggu USG 3 dimensi hamil 31 minggu USG 4 Dimensii, hamil 31 minggu, hamil 31 minggu sering kontraksi, hamil 31 minggu posisi bayi melintang, hamil 31 minggu sama dengan berapa bulan, hamil 31 minggu berapa bulan

Berat dan panjang bayi Anda

Berat bayi 31 minggu umumnya rata-rata sekitar 1,5 kg atau sama dengan berat sebuah nanas. Sedangkan berbicara mengenai panjang tubuhnya dari ujung ke ujung sekitar 41 sampai dengan 43,2 cm. Panjang itu merupakan panjang yang proporsional bagi tubuh buah hati Anda di dalam rahim. Bayi mungkin tidak akan bertambah tinggi selama beberapa minggu ke depan, tetapi dia masih akan bisa bertambah berat kurang lebih sekitar 0,9 kg untuk bulan ini dan ketika mencapai 9 minggu mendatang, buah hati Anda akan siap untuk disapa.hamil 31 minggu ukuran berat panjang tinggi janin didalam rahim

Mata bayi Anda di dalam kandungan juga semakin sempurna dan ia sudah dapat berfokus kepada satu objek. Tidak hanya itu, air ketuban di dalam tubuh Anda juga akan bertambah sehingga bayi akan menelannya dan mengeluarkannya sebagai urine di dalam rahim.

Tambahan, alat kelamin bayi Anda pada pekan ini juga sudah mulai berkembang ke tahap penyempurnaan, misalnya pada bayi laki-laki maka testikelnya akan turun dari ginjal mengarah ke skotrum sedangkan untuk bayi perempuan klitoris akan mulai tampak.

Apa yang harus dilakukan oleh ibu hamil?

Banyak sekali ahli kesehatan yang akan menyarankan sang ibu untuk melakukan monitoring pada gerakan bayi Anda. Hal tersebut dapat mulai dilakukan saat mencapai trimester ketiga (minggu ke 28 sampai dengan minggu ke 40).

Jika Anda tidak dapat merasakan pergerakan apa-apa sama sekali maka Anda bisa melakukan cek ke dokter atau bidan. Namun, jangan khawatir jika di minggu-minggu selanjutnya, bayi nampak kurang aktif disebabkan oleh ruang gerak yang makin menyempit dibandingkan dengan minggu kehamilan sebelumnya.

Berikut ini kami rangkum beberapa keluhan, kendala dan permasalahan yang sering dialami ibu hamil 31 minggu, disertakan juga  solusi dan penanganan yang bisa bunda lakukan untuk meredakan masalah.




Perut Sering Terasa Kencang Saat Hamil 31 Minggu

Merupakan keluhan yang banyak dialami ibu hamil dan normal, yang berarti ada perkembangan rahim didalam perut. Penyebab nya antara lain keletihan, stress dan setelah berhubungan badan. Hubungan sek*sual dalam kehamilan sebenarnya tidak menjadi masalah asalkan selama ini kehamilan Anda baik-baik saja dan tidak ada riwayat keguguran.

Sper*ma mengandung prostaglandin, yaitu zat yang dapat merangsang kontraksi rahim. Namun, kontraksi ini tidak cukup kuat untuk menimbulkan keguguran (kecuali memang ada kelainan rahim atau riwayat keguguran).

Jika kontraksi yang Anda rasakan terus berlanjut atau terjadi perdarahan atau pun keluarnya cairan dari missV, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan. Selama kontraksi (perut kencang) yang Anda rasakan tidak menimbulkan masalah apa-apa, Anda tidak perlu khawatir karena memang sper-ma dapat merangsang kontraksi rahim. Selain itu, ada juga yang disebut dengan kontraksi palsu / braxton hicks contraction.

Kaki Bengkak Saat Hamil 32 Minggu

Kaki bengkak pada ibu hamil tua biasa sering ditemukan. Hal ini disebabkan pada saat hamil rahim menyebabkan penekanan pada pembuluh darah balik, sehingga aliran darah yang naik dari kaki kembali ke jantung menjadi lebih lambat. Hal ini menyebabkan cairan merembes ke jaringan di kaki sehingga timbul edema pada kaki.

Selain itu, juga dapat disebabkan oleh air ketuban yang banyak. Kondisi ini tidak berbahaya dan dapat kembali normal setelah persalinan. Anda harus mewaspadai bila bengkak/edema tidak hanya terjadi pada kaki tetapi juga pada wajah. Kemungkinan ini disebabkan kondisi yang disebut preeklampsia atau keracunan kehamilan, yang ditandai tekanan darah meningkat dan protein urine.

Adapun yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi bengkak saat kehamilan, antara lain: Hindari menyilangkan kaki saat duduk. Gantilah posisi, julurkan kaki, berdiri dan rengangkan kaki secara berkala jangan duduk terlalu lama. Saat duduk menjulurkan kaki atau berbaring, berikan penyangga pada kaki dengan bantal. Gunakan sepatu yang nyaman. Hindari menggunakan kaos kaki yang terlalu ketat. Olahraga secara teratur. Makan makanan bergizi seimbang dan cukup serat. Konsumsi air mineral cukup.z

Keputihan Saat Hamil 31 Minggu

Keputihan merupakan respon alami tubuh dalam menghalau infeksi dengan memproduksi lendir. Lendir ini dihasilkan oleh MissV dan leher rahim yang akan membersihkan sel-sel MissV yang mati dan bakteri yang ada di dalamnya. Keputihan dapat terjadi dengan volume yang lebih banyak dari normal dalam kehamilan karena aliran darah yang meningkat ke organ reproduksi dan perubahan hormonal. Namun keputihan yang normal memiliki ciri-ciri sebagai berikut: bening atau keputih-putihan, tidak terasa gatal, tidak berbau, tidak disertai perih di MissV atau nyeri perut. Keputihan yang tidak normal dapat disebabkan oleh:

  • infeksi jamur, keputihan seperti susu yang terasa gatal
  • vaginosis bakteri, keputihan berwarna abu-abu yang berbau amis
  • penyakit menular seksual seperti gonore, trikomoniasis, klamidia
  • vaginitis

Pengobatan yang sesuai dengan diagnosis akan dokter berikan. Anjuran yang bisa Anda lakukan: hindari menggaruk bagian yang gatal, hindari mengobati sendiri keluhan Anda, kelola stres dengan bijaksana, jaga kebersihan organ intim dengan membersihkan atau mengelap dari arah depan ke belakang, kenakan celana dalam yang menyerap keringat, kering, dan tidak ketat, ganti segera celana dalam yang basah atau lembab, hindari penggunaan pantyliners dan pembersih kewanitaan.

Perut Turun Saat Hamil 31 Minggu

Dalam masa kehamilan, evaluasi kesehatan janin dan ibu dilakukan dengan pemeriksaan antenatal oleh dokter kandungan baik dengan pemeriksaan fisik ataupun pemeriksaan penunjang seperti USG. Dengan demikian, penilaian subyektif dari beberapa orang yang Anda ketahui mungkin terjadi berdasarkan pengalaman masing-masing, sehingga pemeriksaan klinis lah yang patut Anda jadikan pegangan.

Dari hasil pemeriksaan klinis ini, maka dapat diketahui 1. pertumbuhan janin sesuai usia kehamilan, 2. cairan ketuban dalam kondisi yang cukup dan normal, 3. kesehatan ibu stabil, 4. pertambahan berat badan Ibu sesuai usia kehamilan. Dengan demikian, kemungkinan kehamilan Anda dalam batas normal. Bila Anda merasa khawatir terhadap hal ini, Anda dapat  berkonsultasi dengan dokter Kandungan Anda untuk mengetahui hasil pemeriksaan terakhir.

Yang perlu Anda perhatikan selama kehamian: 1. istirahat yang cukup 2. perut turun terjadi kemungkinan penyesuaian tubuh Anda selama kehamilan 3. cukupi kebutuhan air minum

Gerak Janin Berkurang Ketika Sedang Hamil 31 Minggu

Selama kamu masih ada merasakan gerakan, tidak terjadi kram perut serta pendarahan, tidak perlu khawatir. Tapi jika kamu merasa gerakan bayi tidak ada sama sekali atau khawatir karena tidak seperti biasa, periksakan diri dan minta di USG untuk memastikan kondisi kehamilan kamu baik-baik saja. Jika ingin merasakan gerakan bayi, coba untuk tidur di satu sisi tubuh, dengan penopang di sekitar bokong (misalnya dengan menggunakan bantal) dan tetap di posisi itu selama dua jam. Anda akan merasakan pergerakan bayi.

Keluar Darah Setelah Berhubungan Saat Hamil 31 Minggu. Untuk aman atau tidaknya perdarahan akibat berhubungan saat hamil tergantung dari

  • Usia kandungan
  • Jumlah perdarahan
  • riwayat keguguran
  • Adanya keram perut atau mulas
  • Adanya placenta previa (letak ari-ari di jalan lahir)
  • dan lain-lain.

Sedikit perdarahan saat hamil terutama sudah memasuki trimester kedua atau ketiga (usia kandungan lebih dari 3 bulan) dapat normal terjadi. Ini diakibatkan meningkatnya pasokan darah ke daerah MissV, leher rahim dan juga MissV lebih lunak sehingga saat berhubungan terjadi gesekan dan mudah terjadi luka dan mengakibatkan sedikit perdarahan.

Va*gina Terasa Nyeri Saat Hamil 31 Minggu.

Menjelang akhir bulan kehamilan, yaitu mulai memasuki trimester 3, pertambahan berat badan dan hormon kehamilan dapat menyebabkan keadaan-keadaan berikut ini:

  • nyeri tajam di va*gi*na, dapat terjadi akibat serviks yang mulai melebar, rahim semakin membesar sehingga penggantung rahim semakin tertarik menyebabkan va*gi-na terasa nyeri maupun akibat gerakan janin yang semakin kuat
  • nyeri di daerah bokong, paha, pinggul akibat penekanan saraf
  • nyeri punggung bawah akibat bobot rahim bertambah
  • insomnia

Beritahukan kepada dokter kandungan Anda mengenai apa yang Anda rasakan ini saat Anda sedang kontrol kehamilan. Jika nyeri di va*gi*na terasa semakin intens/semakin berat atau disertai dengan nyeri daerah perut, Anda dapat segera mengunjungi dokter. Lakukan langkah-langkah ini:

  • tidur dengan posisi menyamping kiri, hindari posisi telentang
  • tempatkan bantal di bawah perut atau diantara tungkai untuk mendapat posisi yang nyaman
  • hindari menahan BAK, urine yang terkumpul di kandung kemih akan memperberat rasa nyeri
  • hindari minum obat-obatan tanpa sepengetahuan dokter Anda
  • cukuplah beristirahat




Penderita Penyakit Thalassemia yang Hamil 31 Minggu.

Thallasemia adalah suatu kelainan genetik, dimana terjadi ketidaknormalan hemoglobin dalam sel darah merah. Hal ini terjadi karena terjadi mutasi genetik yang mempengaruhi tubuh dalam memproduksi hemoglobin. Terdapat berbagai tipe thalasemia, tergantung bagian hemoglobin yang terganggu. Dalam hemoglobin terdapat rantai yang terbuat dari protein, yaitu rantai alfa dan rantai beta.

Tergantung dari beratnya penyakit, thalasemia dapat dibagi menjadi thallasemia minor, thallasemia intermediate, dan thalasemia mayor. Thalasemia minor, tidak menimbulkan gejala. Thallasemia intermediate dapat menimbulkan sejumlah gejala dan membutuhkan penanganan, seperti transfusi darah reguler atau hanya terkadang saja. Sedangkan thallasemia mayor menimbulkan masalah berat yang perlu penanganan yang lebih serius.

Perawatan thallasemia Komplikasi thallasemia Selama kehamilan, ibu hamil dengan thallasemia beta minor lebih sering mengalami anemia, yang cenderung muncul pada tengah trimester kedua dan awal trimester ketiga. Walaupun demikian, thallasemia beta minor, tidak berpengaruh buruk terhadap kehamilan secara signifikan. Thallasemia beta minor, tidak terbukti menjadi faktor risiko yang berdiri sendiri untuk kelahiran melalui proses operasi caesar. Metode persalinan melalui operasi caesar, dilakukan dengan indikasi berikut, antara lain:

  • Intrauterine growth restriction (perkembangan janin yang lambat)
  • Air ketuban yang sedikit
  • Riwayat persalinan caesar sebelumnya
  • Ketuban pecah dini
  • Persalinan tidak maju

Jika pada kehamilan Anda tidak ditemukan berbagai penyulit seperti diatas, serta kondisi Anda dan janin sehat dan baik, kemungkinan dapat dilakukan persalinan normal. Namun hal ini dilakukan setelah pemeriksaan yang menyeluruh oleh dokter ahli kebidanan dan kandungan.

Baca: Hamil 32 Minggu

Demikianlah informasi penting yang harus Anda tahu di usia hamil 31 minggu, semoga artikel ini bermanfaat buat bunda hamil.