Daftar Isi HamilPlus.Com (760+ Artikel)

Hamil 19 Minggu Perut Bawah Nyeri dan Terasa Sakit ?

Pada saat hamil 19 minggu, sudah terdapat beberapa perkembangan yang akan ditunjukkan oleh janin yang ada dalam rahim. Perkembangan yang paling signifikan pada usia kandungan ini adalah kepemilikan organ genital yang sudah semakin beranjak sempurna.

Tumbuh kembang janin di masa hamil 19 minggu

Pada usia kehamilan ini, tumbuh kembang janin akan sangat terasa karena ukuran perut yang semakin membesar. Simak beberapa perkembangan yang seharusnya terjadi pada janin dalam usia kandungan ini.

Yang dirasakan ibu hamil 19 minggu

Menginjak usia 19 minggu, terdapat beberapa keluhan yang sering dirasakan oleh sang ibu. Yang dapat secara langsung diketahui adalah masih mual muntah. Kondisi ini wajar, karena minggu ke 19 masih merupakan minggu-minggu akhir proses adaptasi ukuran rahim yang berpengaruh pada organ hamil 19 minggu posisi dan kondisi janin didalam rahimperncernaan.

Namun pada umumnya, nafsu makan akan kembali normal pada usia kehamilan ini walaupun terkadang masih sesekali dibarengi dengan mual dan muntah. Rasa nyeri atau sakit di bagian bawah perut atau ligamen juga akan terasa pada usia kandungan ini.hamil 19 minggu USG 3 Dimensi

Rasa sakit pada perut bagian bawah ini wajar karena semakin besarnya lingkar perut serta bagian bawah perut juga ikut serta membesar. Rasa sakit akan semakin terasa ketika ibu hamil bangkit dari duduk secara tiba-tiba.

Posisi janin atau bayi 19 minggu

Pada usia 19 minggu, posisi janin masih menggulung dengan posisi kepala di atas serta kaki dilipat mendekat dengan wajah. Selain itu, janin juga mengalami perkembangan sebagai berikut:

  • Dalam usia kehamilan ini, kulit bayi akan terlindungi oleh lapisan lemak yang disebut vernix caseosa. Lapisan kulit ini diproduksi dari sel-sel mati, lanugo serta lemak kulit serta rambut halus yang akan melindungi janin dalam rahim dari cairan ketuban. Lapisan lemak atau vernix caseosa akan menghilang seiring bertambahnya usia janin hingga siap dilahirkan nanti.

Jenis kelamin sudah mulai terbentuk pada usia kehamilan ini. Apabila bayi anda laki-laki maka testis telah terbentuk dan sudah memproduksi testosteron. Wilayah genital luar juga telah menunjukkan jenis kelamin laki-laki mulai pada trisemester pertama serta akan berkembang seiring berjalannya waktu. Sedangkan apabila bayi anda perempuan, organ-organ reproduksinya sudah terbentuk seperti alat kelamin , tabung falopi serta uterus. Ovariumnya juga sudah terisi oleh sel telur sederhana dalam jumlah jutaan.hamil 19 minggu USG 4 Dimensi

hamil 19 minggu USG 4 Dimensiii

Berat dan panjang bayi

Perkembangan juga terjadi pada aspek fisik janin anda dimana juga akan mempengaruhi perut yang semakin membesar. Berbeda ketika kehamilan pada 10 minggu pertama yang ketika usia kehamilan tersebut perut masih kecil. Untuk kehamilan usia 19 minggu ini perut sudah mulai membesar. Hal ini dipengaruhi oleh perkembangan janin secara fisik.

Pada usia ini, panjang tubuh janin sudah mencapai sekitar 17 hingga 18 cm dan berat tubuhnya sudah diperkirankan mencapai 220 gram. Pertambahan berat dan tinggi akan mengalami perubahan pesat memasuki usia kehamilan ini.

Ketika menginjak usia 17 hingga 20 minggu dan minggu ke 19 termasuk di dalamnya pada umumnya pergerakan sang buah hati dalam rahim sudah dapat dirasakan oleh sebagian besar ibu hamil. Akan tetapi, terdapat sebagian ibu hamil yang merasa belum ada pergerakan janin dalam usia kehamilan ini. Jangan cemas karena hal ini merupakan hal yang wajar terjadi terlebih bagi kehamilan yang pertama.

Terkadang memang memerlukan waktu yang lebih lama dalam pergerakan janin. Pergerakan buah hati dalam kandungan akan mulai sangat aktif pada minggu ke 21. Pada umumnya, janin lebih aktif pada waktu siang hari dan semakin lama pegerakan janin akan semakin aktif.

Akan menjadi masalah jika setelah mnggu ke 21 belum ada tanda-tanda pergerakan oleh janin. Jika hal ini terjadi, segeralah konsultasikan pada dokter supaya mengetahui lebih akurat mengenai kondisi janin dalam kandungan.

Apa yang sebaiknya dilakukan ibu ketika memasuki masa hamil 19 bulan

Ketika menginjak usia 19 minggu, sebaiknya beberapa hal di bawah ini dilakukan oleh para ibu yang mengandung:

  • Mengajak bayi dalam rahim berkomunikasi atau berbicara.
  • Hindari proses beranjak dari duduk atau jongkok secara tiba-tiba untuk mengurangi perut bawah nyeri.
  • Memperdengarkan musik-musik klasik juga sangat baik pada usia kehamilan ini.
  • Tetap menjaga asupan nutrisi.
  • Semakin aktif berjalan kaki.

Berikut ini merupakan kendala, keluhan dan permasalahan yang sering dirasakan dan dialami oleh ibu hamil 19 minggu. Disertakan pula solusi dan penanganan sementara dirumah, sebelum keadaan lebih parah dan melakukan kontrol ke dokter kandungan.




Penyebab Perut Belum Membesar saat Hamil 19 Minggu

Pembesaran ukuran perut (yang merefleksikan besar uterus di dalam perut) juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:

1. Ukuran dari janin di dalam kandungan sendiri. Misalnya usia kandungan sekitar 19  minggu janin rata-rata baru berukuran 350-500 gram saja. Ukuran tersebut tentu relatif sangat kecil dan kadang pembesaran perut belum terlihat atau belum signifikan.
2. Jumlah air ketuban yang dihasilkan dan mengisi kantong kehamilan sendiri.
3. Ketebalan lemak daerah perut wanita itu sendiri
4. Ukuran tubuh wanita itu sendiri, misalnya wanita yang cenderung berbadan kecil, sedikit relatif lebih pendek, atau lebih kurus tentu akan memengaruhi bentuk dan ukuran perut selama kehamilan.
5. Bentuk dari rahim wanita itu sendiri. Sebagian besar wanita rahim tertekuk ke arah depan dinding abdomen,tetapi sebagian kecil wanita memiliki posisi rahim yang tertekuk ke belakang. Kondisi ini normal, adalah variasi antar setiap orangnya.

Dada Kiri Bawah Terasa Sakit saat Hamil 19 Minggu

Seiring usia kehamilan semakin bertambah, ukuran rahim akan semakin membesar. Kondisi ini dapat menimbulkan perenggangan pada otot-otot perut sebelah kiri. Perubahan posisi kadangkala dapat membantu mengurangi gejala nyeri.

Keluhan nyeri perut sebelah kiri dapat disertai gejala-gejala ini: kembung, mual, muntah, sesak napas, sering sendawa, nyeri saat BAK, urine keruh. Beberapa kemungkinan penyebab nyeri adalah: gastritis, regangan otot berlebihan, gangguan paru ataupun jantung, infeksi saluran kemih.

Tekanan Darah Tinggi / Hipertensi saat hamil 19 Minggu

Ibu hamil didefinisikan mengalami hipertensi dalam kehamilan jika tekanan darahnya > 140/90. Tekanan darah setiap orang berbeda-beda dari waktu ke waktu. Hal ini dikarenakan adanya sistem hormonal yang aktif pada jam-jam tertentu.

Selain dari tekanan darah, yang dikhawatirkan dari ibu hamil adalah adanya protein dalam air seni. Bunda juga perlu mengkonsumsi suplemen atau vitamin yang diberikan dokter atau bidan untuk ibu hamil.

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan:
1. Tetap lakukan olah raga, misalnya senam ibu hamil, jalan pagi dan lainnya
2. Mengkonsumsi makanan bergizi dan suplemen yang diberikan
3. Hindari rokok
4. Istirahat cukup

Posisi Bayi Sungsang saat Hamil 19 Minggu

Pada usia kandungan 19 minggu, janin memiliki berat sekitar 300 gram, hal ini berarti janin masih cukup kecil dan masih memiliki peluang untuk berputar menuju posisi yang normal. Seiring ukuran janin bertambah besar, ruang lingkup janin akan semakin sempit dan akan menyulitkan bayi berubah posisi. Umumnya, posisi janin akan menetap di usia kehamilan >8 bulan atau 34 minggu.

Perut Terasa Kencang saat Hamil 19 Minggu

Rasa kencang di perut yang ibu hamil rasakan merupakan kontraksi rahim akibat pergerakan dan pertumbuhan janin di dalam rahim Anda. Tendangan bayi akan perlahan mulai Anda rasakan mulai usia kehamilan 20 minggu. Hal ini masih tergolong normal dan lumrah.

Biasanya rasa kencang akan mereda dalam waktu beberapa detik hingga menit. Kehamilan usia 19 minggu (4-5 bulan) merupakan masa kehamilan yang paling menyenangkan karena rasa mual atau tidak nyaman pada kehamilan muda sudah mulai mereda, nafsu makan meningkat, tubuh juga semakin kuat dan kehamilan jauh lebih stabil dan aman.

Batuk Pilek saat Hamil 19 Minggu

Pada umumnya batuk pilek biasa tidak membahayakan janin, selama ibu hamil bisa beraktivitas dan makan minum seperti biasanya. Batuk memang dapat menyebabkan tekanan dalam rongga perut meningkat sehingga terasa nyeri, namun kemungkinannya kecil untuk mengganggu janin.

Jika batuk lebih dari satu minggu, disertai sesak atau sulit bernafas, dahak berwarna hijau atau bercampur darah, demam, atau ada keluhan lainnya sebaiknya Anda berkonsultasi langsung pada dokter.

Mengkonsumsi Asam Folat Secara Berlebihan ketika Hamil 19 Minggu

Asam folat (vitamin B9) adalah vitamin yang berguna untuk membantu tubuh membuat sel-sel baru yang sehat. Pada ibu hamil, asam folat berguna untuk: Mencegah kecacatan lahir seperti spina bifida (tulang belakang gagal menutup sempurna)  anencephaly (sebagian atau semua otak tidak berkembang) ,,, Menjaga darah agar tetap sehat dan mencegah anemia ,,, Memelihara kesehatan jantung ,,, Mencegah perubahan sel yang dapat menyebabkan kanker

Ibu hamil membutuhkan 400 hinga 800 mikrogram asam folat setiap harinya. Menurut beberapa literatur, dosis maksimal konsumsi asam folat adalah 1 mg per hari, kecuali ada kondisi lain yang mengharuskan konsumsi asam folat lebih banyak atau lebih sedikit, misalnya: Memiliki riwayat bayi dengan cacat lahir pada otak dan tulang belakang , Memiliki anggota keluarga dengan spina bifida, Memiliki spina bifida, Mengkonsumsi obat apilepsi diabetes, rheumatoid arthritis, lupus, psoriasis, atau asma, Memiliki gangguan ginjal, hati (liver), Memiliki penyakit anemia sel sabit, Memiliki penyakit celiac, Memiliki kebiasaan konsumsi alkohol, dsb.

Baca: Hamil 20 Minggu

Demikianlah beberapa informasi mengenai perkembangan ketika hamil 19 minggu serta beberapa infomormasi lain yang masih terkait. Semoga bermanfaat!