Daftar Isi HamilPlus.Com (760+ Artikel)

Dampak Paracetamol untuk Ibu Hamil

Dampak Paracetamol untuk Ibu Hamil – perhatian bagi Anda yang tengah mengandung dan sekaligus sedang terkena demam untuk tidak meminum paracetamol yang biasanya dipercaya sebagai obat penurun demam. Meski terdengar penyakit remeh, pengobatannya pun tidak boleh sembarang dilakukan bagi ibu hamil. Sebaiknya Anda tidak sembarangan meminum obat ketika sedang mengandung.

Bukan hanya ketika terkena demam saja, apapun penyakitnya segera konsultasikan ke dokter atau ahli mengenai obat yang aman bagi Anda dan kandungan. Karena ketika mengandung, kondisi tubuh akan berbeda pasalnya apa yang Anda makan akan turun juga ke janin yang Anda kandung.

Lalu bagaimana Dampak Paracetamol untuk Ibu Hamil

Riset penelitian membuktikan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi paracetamol akan meningkatkan resiko bagi anak yang dikandungnya. Resiko itu berupa anak akan terkena penyakit ADHD. Meski paracetamol sudah biasa untuk digunakan sebagai penurun demam dan pereda sakit, tetapi hal tersebut tidak baik bagi wanita berbadan dua. Para peneliti menemukan bahwa paracetamol yang dikenal acetaminophen terbukti dapat meningkatkan resiko hiperaktif tiga kali lipat dari biasanya. Bukan hanya dampak paracetamol untuk ibu hamil yang bisa meningkatkan tingkat hiperaktif bagi calon anak, tetapi mengonsumsi pain killer juga dapat menimbulkan efek yang sama bahkan lebih parah.Dampak Paracetamol untuk Ibu Hamil

Dampak Paracetamol untuk Ibu Hamil

Dilansir dari kompas.com bahwa penelitian ini juga masih perlu penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan hasil yang lebih jelas. meski demikian, sebaiknya Anda tetap berhati-hati untuk mengonsumsi obat ketika sedang mengandung. Secara ilmiah, paracetamol yang dikonsumsi ibu hamil dapat mengganggu stabilitas hormone yang ada di dalam Rahim. Sehingga pada akhirnya akan mengakibatkan perkembangan otak menjadi tidak berjalan dengan normal. Para peneliti, menyarankan bagi Anda yang memang sudah kepepet harus meminum obat, diusahakan untuk mengurangi dosis dan minum dengan jangka waktu pendek artinya tidak berkepanjangan.

ADHD itu sendiri memiliki kepanjangan Attention Deficit Hyperactivity Disorder. Penyakit itu merupakan sebuah sindrom dari sekumpulan masalah tingkah laku yang dimiliki anak dan berhubungan dengan lemahnya perhatian (focus). Penderita ADHD meliputi impulsive, hiperaktif, dan tidak kenal lelah.

Behaviorial dysfunction yang diderita anak ini juga akan mengakibatkan Anak menjadi lebih sulit untuk diatur. Acetaminophen yang biasanya juga dikandung oleh beberapa obat juga sebaiknya dihindari. Karena acetaminophen yang dikonsumsi oleh ibu hamil juga dapat mengakibatkan hal yang serupa bila mengonsumsi paracetamol.

Jadi bila Anda sedang mengandung entah pada trimester awal, tengah mau pun akhir sebaiknya berkonsultasi pada dokter kandungan Anda untuk mengenai obat yang harus diminum ketika sedang menderita penyakit tertentu. Jangan sembarangan meminum obat karena ibu hamil harus lebih ekstra menjaga tentang asupan makan dan ditambah lagi kini Anda sudah mengetahui mengenai bahaya serta dampak paracetamol untuk ibu hamil.