Daftar Isi HamilPlus.Com (760+ Artikel)

Cara Merawat Bayi Baru Lahir

Cara merawat bayi baru lahir menjadi hal yang tentunya harus sangat diperharikan terutama bagi para orangtua yang memiliki buah hati pertama kali. Bagi para ibu ketika seorang bayi baru lahir, perawatan awal tentunya dapat kita serahkan kepada perawat di rumah sakit atau bidan yang membantu proses persalinan. Namun anda pastinya tidak akan bisa bergantung terus menerus pada sang perawat ketika anda dan bayi anda sudah diperbolehkan pulang ke rumah.

Cara perawatan yang dilakukan dengan baik dan benar akan membuat bayi anda merasa nyaman dan aman dalam tumbuh kembangnya. Oleh karena itu, ketika anda termasuk orangtua yang baru belajar cara merawat bayi pertama anda, tak ada salahnya jika menyimak informasi tentang cara merawat bayi baru lahir berikut ini agar anda tidak sampai melakukan kesalahan ketika mencoba merawat sendiri bayi anda.

Cara Merawat Bayi Baru Lahir Pada Organ Penting

Perawatan Tali Pusar Bayi

Tali pusar bayi yang baru lahir pastinya tidak akan langsung terlepas setelah bayi keluar dari rahim sang ibu, butuh waktu yang cukup lama antara 7-10 hari agar tali pusar dapat mengering kemudian terputus dengan sendirinya dari pusar sang anak. Ketika anda membawa pulang bayi anda ke rumah dalam kondisi tali pusar yang masih belum kering, anda dapat membungkus tali pusar bayi anda dengan kasa steril ketika akan dimandikan, agar tidak basah atau terkontaminasi bakteri dari udara bebas.

Jika anda tidak ingin menggunakan kasa, anda dapat membiarkan tali pusar dalam keadaan terbuka saat memandikan bayi anda dan pastikan bagian pusar akan tetap kering, anda harus segera mengeringkan bagian pusar dengan lap kering yang lembut, kasa atau cotton bud ketika anda melihat ada bagian tali pusar yang tertetes air mandi. Jangan taburkan bedak atau minyak telon di sekitar tali pusar bayi yang belum kering, karena kontaminasi serbuk bedak memungkinkan terjadinya infeksi atau memperlama waktu pengeringan tali pusar.Cara Merawat Bayi Baru Lahir

Cara Merawat Bayi Baru Lahir

Perawatan Kulit Bayi

Cara merawat bayi baru lahir yang kedua berhubungan dengan perawatan kulit. Kulit bayi yang baru lahir umumnya masih sangat sensitif sehingga anda harus pintar menghindarkan kulit bayi anda dari infeksi bakteri yang mengkontaminasi dari udara atau biang keringat yang tentunya akan membuat bayi anda tidak nyaman. Untuk menjaga kebersihan kulitnya, bayi tetap harus dimandikan bahkan ketika usia bayi masih sekitar 2 minggu. Mandikan menggunakan air hangat jangan air dingin dengan mengelap semua bagian tubuh bayi secara hati-hati menggunakan waslap yang diberi sabun cair bayi atau dengan cara mendudukkannya ke dalam bak mandi bayi kemudian menyiramkan sedikit demi sedikit air dalam bak.

Hindarkan area mata, telinga atau hidung bayi yang masih sangat sensitif dari sabun. Setelah mandi, pakaikan bedak atau minyak telon ke kulit bayi dengan dipijat atau ditepuk-tepuk perlahan agar menghindarkan bayi dari masuk angin, biang keringat, atau kontaminasi bakteri. Ketika cuaca diluar rumah sedang terik, jangan lupa untuk mengatur ruangan tempat bayi anda tidur terkait dengan suhu dan ventilasi yang sesuai agar bayi anda tidak rewel atau merasa kepanasan. Pastikan bayi dalam kondisi nyaman dan tanpa biang keringat dengan sering melihat kemudian mengelap daerah lipatan pada bayi dengan tisu basah, seperti di lutut, paha, selangka, ketiak, siku, dan sebagainya.

Cara Merawat Bayi Baru Lahir

Perawatan Kepala dan Wajah Bayi

Perawatan kepala dan wajah pada bayi akan berhubungan dengan semua bagian yang ada pada kepala. Permasalahan yang sering dialami pada kulit kepala bayi adalah munculnya kerak pada kulit kepala, sehingga akan lebih baik setelah mandi anda mengoleskan baby oil ke area sekitar kepala atau rambut kemudian memijat perlahan selama 5-10 menit. Hindarkan kulit kepala anak anda juga dari biang keringat dengan tidak memakaikan topi saat berada di dalam rumah kecuali anda membawanya keluar dengan kondisi cuaca yang panas terik atau dingin dan penuh polusi udara. Sedangkan cara merawat bayi baru lahir pada bagian mata, hidung, dan telinganya, antara lain:

Pada bayi baru lahir, mata akan menjadi bagian yang sangat sensitif. Ketika bayi menangis setelah dilahirkan bahkan di minggu-minggu awal saat sang bayi ada di rumah, air mata yang dikeluarkan akan menjadi sarana bayi untuk menangkal serangan bakteri atau kuman yang ada di udara. Ketika bayi anda tidak sering menangis, anda dapat memijat selama 5 menit sudut mata bagian bawah ke arah hidung dengan menggunakan cotton bud atau kuku yang tumpul. Lakukan kebiasaan tersebut setelah memandikan bayi anda, karena saraf bayi lebih sensitif dengan sentuhan saat pori-pori kulit terbuka setelah mandi.

Cara merawat bayi baru lahir pada area hidung dapat dilakukan dengan lap atau cotton bud halus dengan membersihkan bagian luar hidung atau dekat pangkal hidung secara perlahan. Ketika anak anda pilek, anda dapat menyedot lendir yang menyumbat pernafasan anak anda dengan aspirator, menguapkannya dengan cairan minyak kayu putih atau menyedotnya langsung secara bergantian dari kedua lubang hidung.

Perawatan pada bagian telinga dapat anda lakukan dengan cara membersihkan menggunakan cotton bud secara perlahan atau mengepa perlahan bagian luar telinga dengan handuk basah yang berbahan lembut agar telinga anda tidak terluka.

Cara merawat bayi baru lahir pada area mulut dapat dilakukan dengan cara mengelap bagian mulut dan lidah dengan kasa steril terutama setelah sang bayi minum susu sehingga tidak ada endapan susu yang menempel di area mulut ataupun lidah.

Dengan pemahaman yang benar dan ketelitian dalam perawatan sang bayi akan mampu dilakukan dengan benar. Semoga informaasi diatas berguna sebagaipengetahuan tentang cara merawat bayi baru lahir.