Daftar Isi HamilPlus.Com (760+ Artikel)

Bolehkah Makan Pedas Saat Hamil ?

Bolehkah makan pedas saat hamil dan menyusui – Mayoritas wanita lebih menyukai makanan yang pedas ketimbang manis. Namun demikian, terkadang akan timbul pertanyaan masih diperbolehkankah memakan makanan pedas pada saat mengandung ?

Tentunya pada saat wanita mengandung janin banyak pantangan yang harus dihindari agar terhindar dari masalah terlebih lagi sebagai warga Indonesia yang kaya akan budaya, pastinya akan timbul mitos-mitos seputar kehamilan.

Salah satu mitos yang berkembang di mindset warga Indonesia ialah, memakan cabe atau makanan pedas ketika sedang mengandung akan mengakibatkan rambut bayi menjadi botak atau menjadi tipis. Bila itu menurut mitos kepercayaan nenek moyang, lalu bagaimana menurut medis ?

Menurut medis, bolehkah makan pedas saat hamil dan menyusui ?

Pertanyaan seputar bolehkah makan pedas saat hamil sudah menjadi pertanyaan yang sering muncul di forum (forum tanya jawab) ibu hamil. Bagaimana tanggapan medis mengenai hal tersebut? Sebenarnya memakan makanan pedas itu tidak akan bermasalah bagi kesehatan janin.

Pada trimester pertama, bagi beberapa orang yang suka rasa pedas malah dianjurkan untuk memakan makanan pedas. Hal tersebut dikarenakan pada fase awal kehamilan, ibu akan mengalami perubahan sistem pencernaan yang akan mengakibatkan rasa mual.

Bagi yang gemar memakan makanan pedas dianjurkan memakan sambal atau sejenisnya yang berasa pedas agar menambah nafsu makan. Dengan meningkatnya nafsu makan, rasa mual yang bisa mengakibatkan perut kosong dan kekurangan nutrisi akan terbebaskan.Bolehkah Makan Pedas Saat Hamil 3

Bolehkah Makan Pedas Saat Hamil 3

Bolehkah Makan Pedas Saat Hamil 3

Meski demikian, makan pedas di sini tetap dalam takaran normal. Banyak di antara wanita yang suka makanan pedas yang memakan sambal lebih dari taraf normal artinya tingkat kepedasannya luar biasa. Hal itu tentunya tidak diperbolehkan. Segala sesuatu yang berlebihan tidak akan berefek baik bagi kesehatan.

Dalam kondisi normal saja (tidak hamil) mengonsumsi pedas yang berlebihan bisa mengakibatkan lambung terluka dan diare. Kedua penyakit tersebut bila sampai diderita oleh ibu hamil akan menjadi bahaya. Terutama penyakit diare. Diare dapat menyebabkan dehidrasi yang bisa memicu kontraksi.

Dalam medis dijelaskan juga, ketika ibu hamil mengonsumsi cabe, calon bayi tidak ikut memakan apalagi merasakan rasa pedasnya cabe. Tetapi mereka hanya menyerap intisari serta vitamin yang dikandung oleh sayuran yang rasanya memang membuat pemakannya berkeringat. Cabe itu sendiri mengandung vitamin c yang cukup banyak, jadi tak salah bila ada anggapan memakan cabe ketika sariawan.

Sedangkan bagi wanita yang tengah melahirkan dan sedang menyusui memakan pedas juga bukan suatu masalah. Di dalam penelitian medis, senyawa capsaicin yang membuat cabe terasa pedas dan panas memang bisa terkandung dalam ASI bila ibu mengonsumsi cabe.

Tetapi rasa tersebut tidak cukup berpengaruh untuk bisa mempengaruhi lidah bayi menjadi panas atau membuat rasa pedas pada air susu. Jadi sudah terpecahkan mitos mengenai bolehkah makan pedas saat hamil dan menyusui.