Hamil 21 Minggu Perut Masih Kecil?

Ketika usia hamil 21 minggu perut akan semakin membesar dan terlihat membuncit. Pada usia ini, perkembangan yang terjadi pada bayi di dalam rahim terjadi dengan cukup siginifikan.

Ibu Hamil juga lebih bisa menikmati kehamilan pada usia ini karena masalah yang muncul saat awal hamil seperti mual dan muntah sudah jarang sekali terjadi.

Hal ini disebabkan oleh proses adaptasi yang sudah mulai berhasil. Perkembangan buah hati dalam kandungan harus senantiasa dipantau agar mengetahui kondisi sang buah hati sehat atau tidak, termasuk pada usia ke 21 minggu ini.

Tumbuh kembang janin di masa hamil 21 minggu

Berbeda dengan usia kehamilan ada sepuluh minggu pertama ketika perut masih kecil, usia kehamilan yang menginjak 21 minggu sudah menampakkan perut yang mulai membesar. Pada usia kehamilan ini, janin atau bayi di dalam rahim sudah mulai mampu mendengarkan berbagai suara yang berasal dari dalam tubuh sang ibu seperti dentum jantung serta suara yang bersumber dari luar perut seperti orang yang sedang berbicara, musik dan yang lainnya.

Untuk itu, sangat disarankan bagi orang tua khususnya sang ibu hamil untuk mulai mengenalkan berbagai suara yang dapat merangsang ketajaman pendengaran sang buah hati meski masih berada dalam rahim.

Yang dirasakan sang ibu

Selain kemampuan mendenfar yang semakin tajam, pada usia kehamilan minggu ke 21 ini janin aktif bergerak juga akan sering dirasakan oleh sang ibu yang mengandung. Gerakan yang bervariasi akan semakin sering terasa seperti menendang dan menggerakkan siku tanggannya. Beberapa hal yang juga akan dirasakan antara lain:

  • Nyeri yang cukup intens pada punggung serta daerah sekitar pinggul. Rasa nyeri muncul karena perkembangan rahim yang terus membesar dapat membuat pusat gravitasi sang ibu menjadi terangkat sehingga terjadi tarikan punggung bagian bawah menuju arah depan.
  • Sakit pinggang sering dikeluhkan oleh para ibu hamil di usia kehamilan yang menginjak bulan ke lima dan ke enam. Rasa nyeri pada pinggang disebabkan oleh perut yang semakin membesar seiring bertambahnya usia kehamilan. Hal ini menyebabkan terjadi penekanan pada otot perut serta otot punggung. Sehingga, ibu hamil sangat disarankan untuk tidak melakukan berbagai aktifitas berat agar tulang punggung tidak dalam posisi membungkuk.
  • Selain rasa nyeri pada pinggang, sering ditemui masalah kaki yang ikut membengkak. Masalah yang satu ini sering muncul karena kurangnya aktifitas jalan kaki sang ibu atau kelebihan protein.

Posisi janin atau bayi

Pada usia kehamilan 21 minggu, bentuk janin sudah hampir sempurna dengan sudah memiliki segala organ tubuh yang terus beranjak sempurna. Sedangkan posisi janin pada usia kehamilan ini masih sama dengan posisi sebelumnya yakni kepala masih berada di atas. Semakin lebarnya pinggul akibat pelebaran sendi dan ligamen olah hormon relaxin juga mulai terjadi pada usia kehamilan ini yang bertujuan untuk mempersiapkan tempat kepala sang bayi yang siap lahir nantinya.

Berat dan panjang bayi

Selain perkembangan janin yang sudah mulai diajak berinteraksi dengan respon gerakan, usia janin 21 minggu juga mengalami perkembangan secara fisik. Perkembangan ini dapat dilihat dari panjang tubuh janin atau bayi yang mencapai 21 sampai 22 centimeter dan berat tubuhnya mencapai sekitar 0,34 kilogram.

Apa yang sebaiknya dilakukan ibu ketika memasuki masa hamil 21 minggu

Untuk terhindar dari beberapa masalah yang sering mucul pada usia kehamilan minggu ke 21 seperti nyeri punggung dan kaki bengkak, ada beberapa hal yang sangat dianjurkan untuk dilakukan pada usia kehamilan ini:

  • Jangan menggunakan pakaian ketat

Hal pertama yang wajib dilakukan oleh ibu hamil usia 21 minggu adalah menghindari pemakaian pakaian ketat terutama celana jeans. Selain menimbulkan ketidaknyamanan, pakaian yang terlalu ketat juga dapat mengganggu tumbuh kembang janin.

  • Meningkatkan intensitas jalan kaki

Jalan kaki tanpa mnggunakan alas kaki dapat mengatasi atau mencegah membengkaknya kaki.

  • Mengajak bayi berkomunikasi

Sangat disarankan bagi sang ibu serta ayah mengajak buah hati dalam perut berkomunikai dan mengenalkan berbagai macam suara. Jenis musik klasik juga sangat bagus diperdengarkan pada buah hati.

  • Duduk dengan posisi kaki diganjal

Mengganjal kaki ketika duduk merupakan salah satu cara untuk mengatasi pergelangan kaki atau kaki yang mulai membengkak.

Berikut ini merupakan kendala, keluhan dan permasalahan yang sering dirasakan ibu hamil 21 minggu. Disertakan pula solusi dan penanganan sementara dirumah, sebelum keadaan lebih parah dan melakukan kontrol ke dokter kandungan.




Keputihan berwarna Kehijauan Saat Hamil 21 Minggu

Keputihan aalah salah satu hal yang sering  dialami selama kehamilan. Keputihan yang disertai dengan perubahan warna. gatal ataupun bau (misalnya keputihan berwarna kehijauan) bukanlah proses fisiologis/ normal. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi parasit (trikomoniasis), infeksi jamur (candidosis), ataupun akibat infeksi bakteri normal karena perubahan pH vagina selama kehamilan.

Perut Baru Terasa Membesar Saat Hamil 21 Minggu

Perlu Anda pahami sebelumnya bahwa janin bisa bergerak pada umur 7 minggu hingga 8 minggu, namun gerakan pada usia ini biasanya belum bisa dirasakan oleh ibu. Pergerakan ini bisa terlihat melalui USG.

Pada Umumnya ibu hamil akan merasakan gerakan janin pertamanya saat usia kehamilan 16 minggu sampai dengan 22 minggu atau sekitar 4 bulan sampai dengan 5 bulan. Gerakan janin bisa saja tersamarkan jika posisi plasenta terletak di depan perut, cairan ketuban yang banyak, dll.

Semakin tua kehamilan Anda, gerakan janin pun akan semakin terasa. Pada usia 28 minggu sampai dengan 30 minggu gerakan janin sudah mulai teratur, dan ibu dapat menghitungnya. Gerakan janinpun akan akan menjadi lebih aktif pada jam – jam tertentu === pada malam hari saat ibu tidak sedang beraktivitas, pada saat ibu sedang mengalami cemas atau gugup, pada saat ibu mengonsumsi makan makanan yang manis.

Gatal di Area Selangkangan saat Hamil 21 Minggumn

Apabila keputihan yang terjadi sudah mengalami keluhan penyerta seperti gatal dan bau sebaiknya harus diwaspadai adanya infeksi. Infeksi yang mungkin terjadi antara lain:

  • Vaginosis bakteri yang umumnya ditandai dengan keluarnya cairan berwarna abu-abu keputhan, gatal di sekitar vagina dan nyeri saat BAK
  • Infeksi jamur yang ditandai dengan keluarnya cairan putih kekuningan  dapat berbau ataupun tidak disertai dengan nyeri dan gatal pada vagina
  • Infeksi parasit atau trikomoniasis yang umumnya ditularkan melalui hubungan seksual

Ibu Hamila juga sebaiknya melakukan tips-tips di bawah ini:

  • Menjaga kesehatan dan kebersihan organ intim
  • Menggunakan celana dalam berbahan katun dan tidak terlalu ketat
  • Mengganti celana dalam 2 kali dalam 1 hari atau jika celana dalam sudah lembab atau basah
  • Mengkonsumsi air mineral minimal 2 liter dalam 1 hari
  • Hindari menggunakan celana yang terlalu ketat
  • Menggunakan k0nd0m saat berhubungan seksual
  • Hindari menggunakan bahan kimia di organ intim Anda termasuk bedak, salep, sabun pembersih tanpa resp dari dokter

Belum Mersakan Geraka Janin Padahal sudah Hamil 21 Minggu

Pada umumnya pergerakan janin mulai terasa di usia 16-20 minggu. Beberapa ibu hamil bahkan dapat merasakan pergerakan janin di usia 12 minggu. Anda tidak perlu cemas bila belum bisa merasakan gerakan janin di usia 21 minggu. Bisa jadi Anda kurang sensitf atau kurang peka. Ibu hamil yang gemuk juga cenderung lambat merasakan gerakan janin. Anda bisa melakukan beberapa tips berikut ini:

  • Istirahat cukup
  • Tidur miring ke kiri selama 2 jam dan rasakan gerakan janin
  • Penuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil
  • Gerakan janin di awal kehamilan bisa berupa kedutan, seperti ada kupu-kupu di perut, atau ada gelembung gas di perut
  • Gerakan janin akan semakin kuat dan terasa menendang seiring berjalannya waktu

Sakit Pinggang Saat Hamil 21 Minggu

Rasa sakit yang terjadi saat hamil bisa diobati dengan obat pereda sakit seperti parasetamol. Sebelum Anda mengonsumsi obat pereda sakit jenis apa pun, baca dengan seksama aturan pemakaiannya dan pastikan obat tersebut aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Jika ragu, tanyakan pada dokter atau apoteker. Jangan mengonsumsi obat apa pun jika keamanannya diragukan.

ASI Belum Keluar Saat Hamil 21 inggu

Anda tidak perlu khawatir bila usia kandungan baru menginjak usia 21 minggu karena ASI akan otomatis keluar tepat saat melahirkan dimana setelah terjadi lepasnya placenta (ari-ari), akan terjadi pengeluaran hormon prolaktin yang merangsang pengeluaran ASI, sehingga Anda bisa langsung dapat menyusui tepat setelah melahirkan yang disebut dengan IMD (inisiasi menyusui dini).

Tidak perlu dilakukan perangsangan pengeluaran ASI pada saat hamil seperti menarik atau menekan puting karena justru dapat terjadi kontraksi rahim yang berpotensi terjadi persalinan prematur. Setelah melahirkan, dengan Anda rutin menyusui terus menerus pada kedua payudara tanpa selingan susu formula maka ASI Anda pasti cukup. Pada prinsipnya adalah semakin sering menyusui, semakin banyak ASI Anda.

Berhubungan Intim Saat Hamil 21 Minggu

Berhubungan intim aman saat kehamilan. Dari awal kehamilan sampai tiba waktu untuk melahirkan berhubungan intim dapat dilakukan. Berhubungan intim saat hamil harus diwaspadai bila Anda memiliki riwayat perdarahan, plasenta letak rendah, atau memiliki kandungan yang lemah. Pada kehamilan yang normal tidak ditemukan hubungan antara berhubungan intim dengan keguguran maupun dengan kelahiran prematur.

Sakit Punggung Ketika Hamil 21 Minggu

Sakit punggung pada saat hamil biasanya terjadi pada sendi sakroiliaka ( area dimana tulang panggul bertemu dengan tulang belakang ). Rasa nyeri sendiri dapat terasa ketika kami membungkukkan badan ke depan.

Pemicu yang dapat menyebabkan timbulnya keadaan ini diantaranya adalah : perubahan hormon, pertambahan berat badan, perkembangan bayi, perubahan postur tubuh, stress psikologis, otot yang menjadi terpisah, dll.

Cobalah atasi keadaan ini dengan cara : Mintalah suami Anda untuk memijat lembut bagian yang terasa sakit, kompres punggung dengan handuk yang diisi es batu dan lakukan 4 kali sehari === setelah 3 hari kompres dingin — ganti dengan kompres hangat, perbaiki postur tubuh, senam hamil, dsb.

Perut Kedutan/Terasa Kencang saat Hamil 21 Minggu

Kedutan yang dialami dapat disebabkan oleh pergerakan bayi dalam kandungan sedangkan perut kencang yang dirasakan dapat merupakan kontraksi palsu. Biasanya pada kontraksi palsu otot perut terasa menegang/kencang dan durasinya tidak lama. Hal yang dapat dilakukan untuk meredakannya antara lain :

  • Jika perut terasa menegang saat melakukan aktivitas maka hentikan aktivitas tersebut dan beristirahatlah (berbaring yang dianjurkan pada trimester kedua ke atas adalah posisi miring kiri)
  • Minum air putih (kebutuhan cairan ibu hamil adalah sekitar 2.5 L/hari)
  • Ubahlah posisi tubuh
  • Hindari menahan BAK
  • Usahakan agar lebih rileks

Posisi Plasenta Di Bawah saat Hamil 21 Minggu

Plasenta merupakan organ yang menghubungkan antara ibu dan janin, berfungsi sebagai media perantara nutrisi dari ibu ke janin. Pada umumnya plasenta melekat pada bagian atas rahim (fundus uteri) dan terletak diatas janin. Namun pada kondisi tertentu, plasenta bisa saja melekat dibagian bawah rahim/dekat jalan lahir atau bahkan menutupi jalan lahir.

Kondisi inilah yang disebut dengan plasenta previa. Posisi plasenta sendiri dapat diketahui pada usia kehamilan sekitar 18-21 minggu melalui pemeriksaan USG. Posisi plasenta ini sering kali masih mungkin bergeser seiring dengan perkembangan rahim yang semakin membesar. Namun bisa juga posisi plasenta ini tidak berubah lagi sampai pada usia kehamilan 32-34 minggu.

Sampai saat ini, belum ada pengobatan atau suplemen yang diketahui dapat mencegah plasenta previa. Yang terpenting  Anda lakukan adalah:

  • Kontrol rutin ke dokter kandungan atau bidan Anda
  • Makan makanan bergizi
  • Istirahat yang cukup
  • Segera datang ke fasilitas terdekat bila muncul tanda-tanda bahaya atau gejala plasenta previa seperti perdarahan.




Meriang/Masuk Angin/Flu ketika Hamil 21 Minggu

daya tahan tubuh wanita yang sedang mengalami kehamilan biasanya akan melemah, sehingga akan semakin rentan terkena flu yang umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Bahkan jika sudah terkena flu, maka gejalanya akan 3 kali lebih lama menghilang / membaik.

Gejala flu pada ibu hamil sama dengan orang lain pada umumnya, misal : batuk – batuk, pilek, demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, rasa lelah yang sangat, nyeri otot, dapat timbul muntha, dsb. Cobalah atasi hal ini dengan cara alami berikut : perbanyaklah minum air putih minimal 2 liter perhari, konumsi jus buah ( misal : jeruk, apel, pisang, dll. ), mandi dengan air hangat, kumur – kumur air garam hangat === 3 kali sehari, makan makanan hangat ( Misal : sup ayam hangat, bubur hangat, dll.

Minum Susu Hamil Rasa Mocca Saa Hamil 21 Minggu

Tidak ada pantangan bagi ibu hamil minum susu hamil rasa mocca, kecuali bumil mempunyai alergi tertentu terhadap bahan pembuat mocca. Susu hamil memang sering tersedia dengan beberapa rasa tertentu guna mengakomodasi kebutuhan ibu hamil yang sering mual dan muntah di awal kehamilan, tetapi harus mencukupkan kebutuhan nutrisinya dan bayinya. Beberapa tips untuk memilih susu hamil:

  • Pastikan mengandung kalsium, asam folat, vitamin D dan Iodium dalam jumlah yang cukup dengan kebutuhan ibu hamil
  • pada susu segar, pastikan jika susu tersebut telah melewati proses pasteurisasi
  • selalu cek tanggal kadaluarsa susu tersebut
  • Untuk susu kemasan kotak, pastikan kemasan masih dalam kondisi baik, tidak penyok, bocor dan kotor.

Terkena Sinar Rotgen saat hamil 21 Minggu

Pemeriksaan dengan sinar X (rontgen) memang jarang digunakan pada kehamilan, kecuali pada kondisi khusus karena keterbatasannya, yakni radiasi yang mungkin membahayakan janin . Efek ini paling besar pada 3 bulan / trimester pertama, setelahnya relatif lebih aman meski sebaiknya dihindari. Efek apa yang terjadi akan tergantung dari usia kandungan, dosis radiasi, dsb.

Secara umum akan sulit untuk mengatakan apa yang terjadi nanti, karena bisa saja anak tetap lahir dengan baik tanpa ada masalah, bisa pula ada gangguan tertentu yang terjadi. Meski demikian kehati-hatian diperlukan agar hal serupa tidak terjadi kembali.

Berat Badan Tidak Bertambah saat Hamil 21 Minggu

Penambahan berat badan merupakan salah satu perubahan yang sangat wajar dialami oleh semua ibu hamil. Pertambahan berat badan ini menunjukknan bahwa selama masa kehamilannya makan makanan sehat dan bergizi.

Pertambahan berat badan ibu hamil diperlukan dalam hal MENUNJANG PERKEMBANGAN JANIN DALAM KANDUNGAN. dikarenakankenaikan berat badan paling banyak dialihkan ke bayi. Diperkirakan selama kehamilan, rata – rata ibu hamil mengalami pertambahan berat badan antara 10 – 13 kilogram.

Cobalah ikuti tips berikut ini untuk menambah berat badan pada saat kehamilan : makan makanan sehat dan bergizi dalam porsi sedikit tapi sering ( makan 6 kali dalam sehari ), tambahkan susu bubuk tanpa lemak dalam makanan Anda, tambahkan selai kacang jika mengonsumsi roti-bikuit-buah, selalu sedia es krim-kacang-cracker, tambahkan ekstra mentega atau keju dalam makanan, dsb.

Baca: Hamil 22 Minggu

Selalu jaga asupan nutrisi anda mulai dari hamil 21 minggu untuk mempersiapkan proses persalinan yang sehat dan lancar. Demikian informasi penting tentang perkembangan janin di usia hamil 21 minggu Anda, senantiasa cari tahu second opinion (pendapat lain) karena kehamilan merupakan proses yang unik, berbeda satu sama lain penanganannya. semoga bermanfaat.



ARTIKEL TERKAIT
ARTIKEL TERBARU